Showing posts with label Palestina. Show all posts
Showing posts with label Palestina. Show all posts

Ini Total Infaq Sobat ODOT Periode Pertama

Baru satu bulan bergerak, Komunitas One Day One Thousand (ODOT) sudah mulai mengumpulkan infaq (sumbangan) dari para anggotanya.

Jumlah infaq member ODOT yang terkumpul di bulan Agustus, hingga tanggal 5 September 2014 sebesar Rp 20.024.339,00 (Dua Puluh Juta, Dua Puluh Empat Ribu, Tiga Ratus Tiga Puluh Sembilan Rupiah)

Uang ini akan disalurkan oleh lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk program Penyediaan Air Bersih sebagai bagian dari program Recovery Gaza, Palestina akibat perang bulan Agustus lalu.

Untuk informasi tentang Komunitas ODOT, silahkan follow Akun Twitter: @1day1thousand

Hasil Laut Palestina Melimpah Setelah Perang

Setelah perang selama lebih dari 50 hari dengan pihak "Israel", saat ini warga Gaza yang sebagianya adalah nelayan kembali melaut.

Nelayan Gaza seperti mendapatkan berkah dan anugrah karena mendapatkan hasil laut yang banyak jika dibandingkan sebelum perang. Nelayan Gaza mengaku, ikan hasil pancingan mereka saat melaut lebih besar-besar dan mereka mendapatkan hasil yang lebih banyak.

Perang yang memakan korban ribuan orang di Gaza mengakibatkan nelayan di Gaza tidak bisa melaut. Namun sekarang ikan hasil tangkapan di laut Gaza menjadi lebih besar, "kemungkinan karena sudah lama tidak dipancing". Kata seorang nelayan Gaza sambil bersyukur karena mendapatkan rezki yang banyak.

Dua Kekuatan di Palestina

Ada DUA Kekuatan Besar di PALESTINA.
Kekuatan HAMAS dan Kekuatan FATAH.

Kekuatan HAMAS Menguasai Wilayah Gaza, yang digempur "Israel" sebulan lalu.
Sedangkan Kekuatan FATAH menguasai hampir seluruh wilayah Palestina yang tersisah sampai hari ini, kecuali Gaza.

HAMAS telah mempertahankan Wilayah Gaza dari "Israel" dalam perang yang waktunya lebih dari 50 hari sejak awal Ramadhan 1435 Hijriah lalu.

Sedangkan Kekuatan FATAH, yang diketuai langsung oleh Mahmud Abbas (Presiden Palestina) lemah dalam melawan "Israel". Saat ini, "Israel" berencana mencaplok wilayah Tepi Barat yang dikuasai FATAH, kita lihat apakah ada perlawanan dari FATAH.

Foto: Lambang HAMAS (istimewa)

"Israel", Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata dengan HAMAS

Perdana Menteri "Israel", Netahayu dilaporkan melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan HAMAS setelah perang selama Ramadhan 1435H lalu. Netahayu mendapatkan kecaman dari Parlemen "Israel" karena dianggap gagal menang melawan HAMAS. "Israel" menginginkan agar adanya pekucutan senjata HAMAS dalam perjanjian gencatan senjata, HAMAS menolak hal itu. Netahayu juga mengatakan bahwa HAMAS tidak bisa dibiarkan jika memiliki senjata, "mereka bisa terus membuat terowongan sampai ke Kota-kota di Israel". Kata Netahayu.

Sedangkan pihak HAMAS mengatakan, "Israel" akan rugi besar jika melanggar kesepakatan gencatan senjata. Hamas akan memantau sejauh mana pelanggaran yg dilakukan "Israel". "Gencatan senjata ini disponsori oleh Mesir dan Dunia Internasional, Israel akan rugi jika melanggar". Kata Dr. Sholah Bardawi, seorang Pimpinan HAMAS.

Kecuali Gaza, Semua Negara Dijajah "Israel"

Brigade Al-Qassam-HAMAS, Tentara Pejuang Palestina di Gaza mengatakan bahwa semua negara di dunia ini sedang dijajah "Israel" kecuali Wilayah Gaza, Palestina.

Pernyataan ini ada benarnya, dalam perang pada sepanjang bulan Ramadan 2014 lalu, kita mungkin melihat bahwa Israel akan merebut Wilayah Gaza dari tangan rakyat Palestina. Tapi dengan takdir Allah Swt. dan kegigihan Tentata Al-Qassam, sampai saat ini Wilayah Gaza masih bertahan di bawah kekuasaan Hamas.

Bukan hanya bebas dari jajahan Israel secara militer, saat ini Gaza juga bebas dari jajahan ekonomi Israel.

Sementara itu, negara-negara lain seperti Indonesia sedang "dijajah oleh "Israel" dengan produk buatan mereka yang sebagian keuntungannya diperuntukkan kepada Tentara Israel untuk membeli senjata memerangi Palestina. Saat perang, ada kampanye untuk tidak memakai produk yang berafiliasi kepada Israel yang dilakukan oleh berbagai kalangan di dunia dan hal ini dianggap berhasil karena ternyata dapat membuat rugi perusahaan pro "Israel". Perang fisik telah berakhir, perang di bidang lain alan terus berlanjut. Stop memakai produk Yahudi!

Ribuan Warga Israel Masuk ke Perlindungan Bom

Ribuan Warga Israel Masuk ke Perlindungan Bom
Ribuan warga Israel segera memasuki tempat-tempat perlindungan bom publik ketika sirene penanda serangan udara untuk pertama kalinya terdengar di Greater Tel Aviv, Yerusalem, Kfar Saba dan daerah Binyamina, Selasa malam (8/7/2014).

Hal itu menandai meningkatnya jangkauan roket-roket yang ditembakkan para pejuang Hamas di Gaza pada hari pertama "Operation Protective Edge" yang digelar Israel, The Jerusalem Post melaporkan yang dikutip Miraj News, Kamis.

Dua dentuman keras terdengar di pusat kota Jerusalem tidak lama setelah sirine peringatan roket terdengar pada pukul 21:56 malam waktu setempat. Ribuan warga memasuki tempat penampungan bom, sementara yang lain tetap berada di luar rumah dan kafe.

Sebuah baterai Iron Dome berhasil mencegat roket masuk melalui Tel Aviv. Hamas mengumumkan telah menembakkan empat roket M-75 ke ibukota negara Yahudi itu.

Juru bicara kepolisian Israel, seperti dilansir Mirajnews.com, Rabu (9/7/2014), Micky Rosenfeld mengatakan tidak ada roket yang ditembakkan dari Gaza menghantam ibukota, meskipun dua roket menghantam kawasan luar kota.

Setidaknya satu roket menghantam di wilayah Mateh Yehuda dekat ibukota. Sebuah roket menghantam dekat sebuah rumah, tapi tidak ada kerusakan.

Kota Yerusalem mengumumkan malam itu juga bahwa akan dibuka tempat perlindungan bom publik di seluruh sisi ibukota. Pemerintah kota juga merekomendasikan agar warga membuka tempat penampungan pribadi mereka.