Showing posts with label indah. Show all posts
Showing posts with label indah. Show all posts

Inilah Penampakan Alam Menakjubkan di Malam Hari

Begitu indah bumikita ini walaupun malam pesona keindahanya tetap tanpak memukau berikut ini ada beberapakumpulan Luar biasa para fotografer ini. Mereka bisa menangkap momen penting seperti ini.
Austria

Iran

Australia

Lisabon, Portugal

Pulau Reunion, Samudera India

Tembok Raksasa, China

Inilah Isi Pesan Selebaran Pelaku Peledakan ATM Yogyakarta

Sebuah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di Jalan Gejayan, Sleman, Yogyakarta, diledakkan beberapa orang pada Jumat (7/10) pukul 02.00 WIB. Saat melarikan diri, pelaku meninggalkan tas yang di dalamnya berisi selebaran. Berikut bunyi selebaran tersebut;
"Pemberontakan sosial akan terus berlanjut karena mentari terus bersinar. Kali ini kami mengatakan, bahwa apa yang kami lakukan merupakan puncak dari semua kegelisahan serta kemarahan kami terhadap sistem yang sedang berjalan ini.

Sistem yang memberhalakan uang, sistem yang merecoki keseharian masyarakat dengan televisi, agar mereka membeli barang-barang yang tak mereka perlukan agar mereka terus bekerja seperti mesin. Sistem yang mengharuskan kami beserta masyarakat lainnya tidak memiliki kendali atas hidup kita sendiri. Sistem yang lainnya menguntungkan borjuis, para pebisnis, dan para birokrat negara yang menjadi sekutu setianya.

Bagi kami semua, ini bukan saatnya untuk diam, bukan saatnya untuk tenang menonton acara di depan televisi dan berkata bahwa "semua baik-baik saja".

Untuk setiap penindasan di Papua Barat.

Untuk setiap penindasan di Kulon Progo.

Untuk setiap penindasan bersejarah di Aceh.

Untuk setiap penindasan di Wera, Bima. Untuk setiap penggusuran dan perampasan lahan di Takalar dan Pandan Raya di Makasar.

Untuk setiap penindasan terhadap kawan-kawan kami yang berjuang.

Untuk Tukijo dan para kombatan sosial yang mendekam di penjara hanya karena berjuang mempertahankan hak hidupnya.

Untuk setiap konsensi hutan yang akan menghancurkan setiap keanekaragaman hayati mengatasnamakan uang dan bisnis!

Dan untuk setiap penjara yang seharusnya terbakar rata dengan tanah.

Maka selama negara dan kapitalisme masih eksis, tak pernah akan ada kata damai antara mereka yang tak berpunya dengan mereka yang berpunya.

Penyerangan terhadap pusat-pusat finansial: ATM, bank, gedung korporat adalah target yang penting, karena mereka adalah salah satu kolaborator yang menyebabkan penderitaan di muka bumi ini.

Ini bukanlah terorisme karena kami tidak mengadvokasikan untuk menyerang orang-orang, terorisme adalah peperangan antar negara. Terorisme adalah beras dan pangan di dapurmu yang semakin menipis. Terorisme adalah bajingan berseragam yang membawa senjata ke mana-mana. Terorisme adalah pembantaian orang-orang tak berpunya.

Maka kami mengatakan: sudah cukup! Dan ini juga untuk kalian!

Para kombatan yang tak pernah surut untuk berjuang di luar sana, meski kalian harus mendekam di jeruji besi karena keyakinan kalian akan kebebasan: Conspiracy cell of fire (Yunani), kombatan Chile: Tortuga! Lives on! Gabriel Pombo da Silva, Thomas Meyer Falk (Germany) Polikarpus Georgiadis, Revolutionary Struggle! Salut bagi kombatan Manado, Makassar, dan Bandung, kalian adalah inspirasi di tengah ketidakberdayaan masyarakat akan hidup mereka yang semakin tidak menentu dan tak berdaya.

"Biarkan api menyala dalam kegelapan!"

Long Live Luciano Tortuga Cell- International Revolutionary Front - FAI.

Indra Dahfald"

Kualitas Nilam Aceh Terbaik Dunia

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Gun

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH -
Aceh dinilai cukup potensial untuk mengembangkan komoditas nilam berskala besar. Selain kualitas nilam Aceh merupakan yang terbaik di dunia, Serambi Mekah itu juga tercatat sebagai daerah penyumbang terbesar ekspor nilam Indonesia.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Bogor, minyak nilam asal Aceh memiliki kandungan zat minyak (rendemen) 2,5 hingga 3,3 persen. Sementara rendemen rata-rata nilam di dunia maksimal hanya 2,5 persen. "Mutu nilam Aceh terbaik di dunia." kata Ketua Pusat KUD (Puskud) Aceh, Ir M Hanafiah, kepada Serambi, Sabtu (29/1/2011).

Hanafiah menjelaskan, secara sepintas lahan tempat tumbuh nilam tak jauh berbeda dengan ganja yang dikenal subur di Aceh. Karena itu, prospek Aceh untuk mengembangkan nilam daam skala besar menurut dia cukup besar.

Aspek lain, pasar nilam di dunia juga masih terbuka cukup lebar mengingat produksi yang ada baru mampu memenuhi sekitar 15 persen dari total kebutuhan dunia. Indonesia menyumbang 80 persen dari kebutuhan tersebut, yang 75 persennya ternyata berasal dari Aceh. "Jadi Aceh punya prospek bagus mengembangkan nilam. Ini dapat menjadi alternatif petani untuk meningkatkan perekonomian," ujar Hanafiah.

Kerja sama
Mengingat tingginya prospek pasar nilam, Puskud Aceh bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) mulai mengembangkan komoditas nilam di Aceh, di antaranya dengan menggebrak program tanam nilam di beberapa kawasan seperti di Lamteuba Aceh Besar, Pidie, dan Pidie Jaya.

Di Aceh Besar, program sudah memasuki proses penanaman di lahan seluas enam hektare yang melibatkan KUD dan tiga kelompok tani. Panen diperkirakan akan berlangsung Juni mendatang. Sedangkan di Pidie dan Pidie Jaya juga sudah memasuki tahap penyemaian dan pembersihan lahan seluas 300 hektare yang melibatkan 12 kelompok tani.

"Program ini juga bekerja sama dengan Jepang melalui sistem sharing profit (bagi hasil). Tahap pertama ini tersedia dana sekira Rp 9 miliar, mulai dari penyediaan lahan, penanaman, produksi, dan penyulingan. Kita akan berkoordinasi dengan Disperindagkop Aceh guna membina para petani," ucap Hanafiah.

Untuk mendukung program tersebut, juga telah disediakan mesin penyuling berteknologi tinggi di Tangse, Pidie, yang diprakarsai oleh sejumlah ahli dari Bogor. Dengan mesin ini, keuntungan yang diperoleh petani akan lebih besar. "Dari 40 kilogram daun nilam, minyak yang dihasilkan mencapai 1 kilogram. Sementara biasanya, dari 100 kilogram daun, minyak yang dihasilkan hanya sekitar 1 ons," sebut Ketua Puskud Aceh ini.

Dalam program ini petani juga akan dibantu dalam hal packaging (pengemasan) dan pemasaran. Nilam biasanya tumbuh, di lahan dengan ketinggian 100 meter dpl, dengan suhu tak terlalu dingin. Harga jual cenderung fluktuatif, dari Rp 600.000 hingga Rp 1 juta per kilogram.(*)

T=v1+v2 ,Cara Meningkatkan Traffic Dan Popularity Dengan Cepat Dan Alami

Mohon baca baik-baik lalu terapkan dengan benar....

Sebuah filosofi mengatakan "Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)" , inilah yang akan kita buktikan....apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?...
Saya yakin bisa asal konsep ini di jalankan dengan benar...,bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan maka:

-Web anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.
-Web anda akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.

Semadu islands, beautiful sights in Lhok Seumawe, North Aceh


Breezy sea breeze feels cool when mema vehicle adolescent appear to some to that, many day after day holiday. Its usual solid day in the afternoon. a tour of the location are beautiful Dilirik citizens; Semadu Island, Lhoksumawe. Now it seems that is the area in the beautiful city pedro dollar. for the citizens of Aceh and North Lhoksumawe tourism object as this is indeed the main goal. tourism object submerged in the other due to the prolonged conflict in Aceh. For example, the tourism object Blang Kola m, about 10 kilometers south of the city Lhoksumawe,Morth Aceh,Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia.This article from Masriadi Sambo - Aceh Magazine I quote from Aceh loen cinta