Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

KH. Idrus Ramli: Hati-hati Dengan Ali Jaber

Ikhwanesia - Dewan pakar Aswaja NU Center KH. Muhammad Idrus Ramli memberikan peringatan terhadap kaum muslimin supaya berhati -hati dengan sosok Ali Jabir. Satu Orang ustadz arab yg tidak jarang muncul ditelevisi ini diduga wahabi yang bertaqiyah yakni menyembunyikan identitas & aqidah wahabinya di tengah penduduk seperti kelakuan orang syiah.

Gus Idrus lewat akun Fb ‘Muhammad Idrus Ramli’ & akun twitternya @IdrusRamli meminta penduduk supaya berhati -hati dgn Ali Jabir lantaran menurut dia fatwanya tidak jarang ngawur.

KH. Idrus Ramli Memperingatkan Umat Tentang Ali Jaber



Hati-hati dengan Ali Jaber, artis Arab yang sering nongol di Televisi nasional. Fatwa-fatwa nya sering ngawur. Wahabi bertaqiyah.


Siapa KH. Idrus Ramli?

KH. Idrus Ramli yaitu satu orang yg tidak jarang dijadikan tempat bertanya dalam berilmu, lahir di Jerreng Barat, Gugut, Rambipuji, Jember, 1 Juli 1975. Pada masa kecilnya menggali ilmu Al-Qur’an, tajwid, dasar-dasar agama & gramatika Arab pada Kiai Nasyith di Pondok Pesantren Nashirul Ulum, tidak hanya menamatkan SDN Gugut I th 1986. 

Meneruskan mencari ilmu ke Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan (1986-2004) bersama menamatkan Ibtidaiyah (1990), Tsanawiyah (1994) & Aliyah (1997). Thn 1994 ditugasi mengajar di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darut Tauhid Injelan Panggung Sampang Madura.

Wallahu Alam

Cara Mudah Mendaftar PUPNS 2015

Ikhwanesia - PUPNS merupakan suatu proses pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil yg bertujuan buat up date data kepegawaian PNS bersangkutam, buat step perdana ini bakal digelar mulai sejak tanggal 1 September hingga 31 Desember 2015.

PUPNS (Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil) Th 2015 diadakan oleh Badan Kepegawaian negara(Badan Kepegawaian Negara) dalam mengembangkan system manajemen kepegawaian. faktor ini diadakan Dalam rangka aplikasi System Informasi Aparatur Sipil Negara berbasis Tehnologi Berita yg gampang diaplikasikan, enteng diakses & mempunyai system keamanan yg terpercaya, efisien, efektif & akurat, sehingga Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil butuh dilakukan dengan cara online & terintegrasi antara Lembaga pemerintah.

Langkah-langkah Mendaftar PUPNS 2015

cara mudah mendaftar pupns 2015

sekarang sudah dirilis page husus buat lakukan Pendafaran Ulang PNS bagi Teman-teman PNS (Pegawai Negeri Sipil). PNS diharuskan utk laksanakan registrasi apalagi dulu sebelum dapat menambahkan proses login buat lakukan updating/koreksi/penambahan data diri di database Badan Kepegawaian Negara, utk tahapan proses-nya sih ada 2 step :

1. Registrasi NIP -> epupns.bkn.go.id/registrasi

lumayan gampang dipahami lah alur-nya ya, nyaris sama dgn dikala bikin akun email baru-lah, registasi dulu baru selanjutnya dapat login, seandainya telah registrasi atau list buat pemakaian kedepan-nya PNS tinggal Login/Masuk saja, tak butuh registrasi lagi, registrasi cuma dilakukan 1 kali diawal utk meraih akun/kode register.

Bukti Mendaftar PUPNS 2015

Dalam lembar sampel Tanda Bukti Pendaftaran PUPNS 2015 terdapat 2 (dua) sektor, satu buat untuk diserahkan terhadap verifikator & satunya lagi dipegang oleh PNS bersangkutan.

Begitu langkah-langkah / kiat registrasi terhadap Pendaftaran Ulang PNS 2015. Mudah-mudahan berguna & makasih

Penyebab Pembacaan Proklamasi Di Gayo Lues Diwarnai Sorakan

Ikhwanesia - Pembacaan teks Proklamasi hari kemerdekaan pada peringatan HUT RI ke-70 di lapangan Pancasila Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) diwarnai dengan sorakan para peserta upacara.

Pantauan Serambinews.com, teks proklamasi yang dibacakan oleh Ketua DPRK Galus, H. Ali Husin SH mengalami kesalahan yaitu penulisan kata yang berulang-ulang, sehingga menjadi bahan sorakan.

Penyebab Pembacaan Proklamasi Di Gayo Lues Diwarnai Sorakan

Penyebab Pembacaan Proklamasi Di Gayo Lues Diwarnai Sorakan

"Ini salah satu kelemahan dari panitia yang menganggap sepele, sehingga bisa berdampak pada kesalahan yang begitu fatal, seharusnya sebelum teks itu dibacakan dan diserahkan kepada petugas yang membacakannya diteliti kebenarannya terlebih dahulu," sebut sejumlah PNS di tengah-tengah lapangan itu. Sembari bertanya, siapa yang membuat teks proklamasi itu sebenarnya.

Sementara itu, Ketua DPRK Galus, H Ali Husin SH, kepada Serambinews.com membenarkan adanya kesalahan dalam penulisan dalam teks proklamasi tersebut.

"Saya bacakan sesuai teks yang diberikan oleh panitia, ternyata dalam teks proklamasi itu ada kesalahan penulisan," sebut Ketua DPRK Galus. hal seperti ini tidak boleh terulang lagi

Penyebab Pembacaan Proklamasi Di Gayo Lues Diwarnai Sorakan


sumber: serambinews.com

5 Kisah Unik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Ikhwanesia- Dibanding negara lain, barangkali kemeriahan upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, tidak ada apa-apanya. Ikrar kemerdekaan Bangsa Indonesia, dibacakan dalam kondisi prihatin dan sangat sederhana. Meski begitu, tidak seperti negara lain, kemerdekaan Bangsa Indonesia diperoleh atas perjuangan sendiri, bukan pemberian bangsa lain. Momen perayaan kemerdekaan harus kita maknai dengan dalam. dan dengan mengenang perjuangan agar kita semakin cinta dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, siapa sangka dalam perjuangan kemerdekaan juga menyimpan "kisah-kisah unik"

5 Kisah Unik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

5 Kisah Unik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Inilah beberapa di antaranya :

Bendera Dari Kain Seprai
Sebelum 16 Agustus 1945, Fatmawati, istri Bung Karno, sebenarnya sudah membuat bendera merah putih. Tapi, bendera itu dianggap terlalu kecil, karena panjangnya hanya 50 cm.

Fatmawati lalu membongkar lemarinya, dan menemukan selembar kain seprai putih, tapi tidak ada kain merah. Lalu, seorang pemuda bernama Lukas Kastaryo berkeliling dan mendapatkan kain merah milik penjual soto. Kain tersebut dibeli dan diberikan ke Fatmawati. Bendera baru berukuran 276x200 cm itupun dikibarkan pada 17 Agustus 1945, di tiang bambu sederhana.

Teks Proklamasi Hilang
Setelah membacakan teks proklamasi, Bung Karno membuang secarik kertas teks bersejarah, ke tong sampah. Beruntung, wartawan BM Diah memungutnya kembali. Tapi, sempat beredar kabar dokumen penting itu hilang. BM Diah menyimpan rapi dokumen proklamasi itu, hingga baru menyerahkannya ke pemerintah pada 29 Mei 1992. Artinya, dokumen berisi teks proklamasi sempat menghilang selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

Bung Karno Sakit dan Tidak Berpuasa
Meski Bulan Ramadan, saat itu Bung Karno tidak berpuasa, karena sakit akibat gejala malaria tertiana. Pada pagi hari 17 Agustus 1945, Bung Karno dibangunkan dr Soeharto, dan mengeluhkan badannya greges-greges. Bung Karno kemudian disuntik dan minum obat. Setelah itu, ia tidur lagi dan baru bangun pada pukul 09.00 WIB. Setelah membacakan teks proklamasi pada pukul 10.10 WIB, Bung Karno kembali masuk kamar untuk beristirahat.

Bisa Lebih Dari Dua Proklamator
Sebenarnya Indonesia bisa punya lebih dari dua proklamator (Bung Karno dan Bung Hatta). Usai penyusunan naskah Proklamasi di rumah Laksamana Maeda, Jalan Imam Bonjol No 1 Jakarta, Bung Hatta mengusulkan agar semua yang menghadiri rapat, ikut menandatangani teks proklamasi. Tapi, usul itu ditolak Soekarni. Bung Hatta hanya bisa menggerutu, karena melihat teman-temannya tidak mau ikut 'membuat sejarah'. Mereka yang hadir saat itu antara lain Bung Hatta, Bung Karno, Soekarni, Achmad Soebardjo, dan Sajuti Melik.

5 Kisah Unik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Negatif Film Disimpan Di Bawah Pohon
Upacara proklamasi diabadikan oleh fotografer Frans Mendoer. Begitu upacara selesai, Frans didatangi tentara Jepang yang ingin merampas negatif film. Frans berbohong dengan mengatakan negatifnya sudah diserahkan ke Barisan Pelopor. Padahal, negatif film momen penting itu ia tanam di bawah pohon di halaman kantor Asia Raja. Andai negatif film tersebut sempat dirampas Jepang. Tentu kita tidak akan pernah bisa melihat momen dramatis peristiwa proklamasi yang menentukan perjalanan sejarah Bangsa Indonesia.

Kisah-kisah Unik Bung Tomo Dalam Perjuangan Kemerdekaan

Ikhwanesia - Kisah-kisah Unik Bung Tomo Dalam Perjuangan Kemerdekaan, Momen perayaan kemerdekaan harus kita maknai dengan dalam. dan dengan mengenang perjuangan agar kita semakin cinta dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, siapa sangka dalam perjuangan kemerdekaan juga menyimpan "kisah-kisah unik", salah satunya Bung Tomo. Mari kita simak kisanya.

Senjata Makan Tuan
Kejadian ini dikisahkan sendirai oleh Bung Tomo didalam bukunya 10 November. Saat Itu Kota Surabaya menjadi panas dan bergejolak pasca kedatangan pasukan sekutu yang mencoba ingin mempermainkan kedaulatan Republik Indonesia. Tekad arek-arek Suroboyo sudah bulat untuk tetap mempertahankan Kemerdekaan. Rakyat biasa yang belum terlatih secara militer bahkan belum pernah memegang senjata menampakan semangat tempur sampai titik darah terakhir. Modal rakyat yang berjuang di medan tempur hanyalah keberanian dan spontanitas semata, sementara kemampuan bertempur dan strategi perang amat minim, maklum namanya juga tentara dadakan.

Kisah Unik Bung Tomo Dalam Perjuangan Kemerdekaan

Kisah-kisah Unik Bung Tomo Dalam Perjuangan Kemerdekaan

Keberanian dan spontanitas pasukan rakyat tanpa diiringi pengetahuan tersebut tidak jarang malah menimbulkan peristiwa yang dapat membahayakan nyawanya sendiri. Peristiwa itu terjadi ketika rakyat mengepung penjara koben yang dipergunakan untuk tempat perlindungan pasukan gurkha (tentara dari India yang diikutsertakan Inggris dalam pasukan Sekutu). Beberapa orang dari tentara rakyat melemparkan granat ke dalam gedung penjara tersebut tanpa mencabut terlebih dahulu kawat penguncinya. Ternyata sebagian pasukan rakyat belum mengerti cara mempergunakan granat. Mereka menyangka granat tangan itu akan meledak dengan sendirinya jika berbentur dengan tanah atau benda lain tanpa menarik platuknya. Bagi pasukan gurkha justru hal itu mengguntungkannya (ya iyalah dapat granat gratis). Mereka seakan mendapat durian runtuh saat melihat banyaknya granat yang masih 'orisinil' itu dilempar pasukan rakyat kearahnya. Yang terjadinya selanjutnya adalah malapetaka bagi pasukan rakyat. Pasukan gurkha lalu melempar balik granat-granat tersebut, dengan cara yang benar tentunya. Hasilnya, "Buuummmm.." granat itu meledak melukai pasukan rakyat. Pihak musuh pun telah berhasil mengirim kembali granat-granat itu kepada pengirimnya. Benar-benar senjata makan tuan.

Lho, Ko Saya Di Tahan?
Apa jadinya bila seorang pejuang ditahan oleh pejuang lainnya, pasti ada yang tidak beres. Kejadian tidak mengenakan itu pernah dialami Bung Tomo. Ditengah kesibukannya memobilisasi perjuangan rakyat melawan pasukan sekutu dan NICA, Bung Tomo malah ditahan dimarkas Pemuda Republik. Tak jelas apa perkara Bung Tomo hingga ia ditahan. Lebih lucunya lagi ternyata oarang-orang yang menahan Bumg Tomo juga tidak mengetahui apa alasannya menahan beliau. Perintah penahanan itu langsung dari Dr. Mustopo (Markas Besar Tentara). Sambil menunggu keterangan dari Markas Besar Tentara ihwal alasan penahanannya, Bung Tomo tampak gusar, cemas dan hanya pasrah. Hatinya mungkin saja bergumam " Apa salahku hingga para Pemuda Republik dan Markas Besar Tentara yang sama-sama berjuang mempertahankan kemerdekaan malah menahanku ? "

Akhirnya menjelang malam Hari baru ada kejelasan mengenai nasibnya. Ketika Pemuda Republik melaporkan penahanan Bung Tomo ke Markas Besar Tentara, seketika itupun Bung Tomo dibebaskan. Lalu apa yang membuat ia ditahan dan seketika dibebaskan? Ternyata ini semua hanyalah salah paham. Awal kejadian ini bermula ketika beberapa hari sebelumnya Dr. Mustopo dari Markas Besar Tentara memerintahkan Markas Pemuda Republik di Surabaya untuk "Melindungi" Bung Tomo dari kekuataan bersenjata (yang di maksud Dr. Mostop adalah Tentara Sekutu atau NICA tetapi mungkin Dr.Mustopo tidak mengatakan secara eksplisit didalam perintahnya). Namun, Pimpinan Pemuda Republik Indonesia nampaknya salah paham saat menerima perintah dari Dr.Mustopo. Kata "Perlindungan" ditafsirkan oleh para pemuda republik adalah penahanan. Merasa salah tangkap maka pimpinan Pemuda Republik meminta maaf dan kemudian mengajak Bung Tomo makan malam bersama di Markas Besar Tentara. Oaalaah piye toh..????

Berbohong Demi Perjuangan Rakyat
Siapa bilang bohong itu selalu buruk, disaat tidak ada cara lain maka berbohong untuk kebaikan apalagi kebaikan orang banyak tentu saja dimaklumi. Begitu juga mungkin yang ada di dalam benak Bung Tomo saat akan melucuti senjata dari seorang Kenpetai (Polisi Jepang). Saat itu memang para pemuda di Surabya sedang getol-getolnya melucuti dan merebut senjata dari para kenpetai meskipun belum ada perintah resmi dari pemerintah pusat maupun daerah. Dalam sebuah pelucutan terhadap kenpetai terjadi ketegangan. Ketegangan tersebut disebabkan kenpetai tersebut tidak mau menyerahkan senjatanya. Bung Tomo yang ada disitu harus memutar otak bagaimana caranya agar seorang Kenpetai ini mau menyerahkan senjatanya. Maka dengan memperkenalkan diri sebagai seorang wartawan domei (kantor berita terbesar Nippon) Bung Tomo menerangkan bahwa telah terjadi keputusan penyerahan kekuasaan oleh Panglima Tinggi Balatentara Dai di Jawa kepada Bung Karno. Pernyataan yang hanya isapan jempol tersebut dikarangkai dengan berbagai argumentasi Bung Tomo yang meyakinkan. Akhiranya kenpetai itu pun dengan sukarela melepaskan senjatanya. Dan para pemuda lain yang sebelumnya terlihat berwajah tegang kini tersenyum riang laksana anak kecil yang merndapat mainan baru. Horee berhasil Bung..

Ironi Seorang Pahlawan
Siapa tak kenal dengan Bung Tomo? heroisme perjuangannya sampai sekarang telah menorehkan catatan sejarah yang memberikan inspirasi bagi generasi selanjutnya. Konsistensi beliau dalam mempertahankan idealismenya tak pernal luntur oleh zaman, bagi Bung Tomo kebenaran harus dibela dan jangan pernah biarkan kesalahan berlalu didepan kita tanpa koreksi dan kritik. Pandangan ini pula yang membawa Bung Tomo harus merasakan hidup didalam penjara. Uniknya bukan Jepang atau Belanda yang memenjarakannya tetapi Rezim Orde Baru dibawah Suharto yang saat itu sedang menbangun hegemoni kekuasaannya. Kritikan-kritikan beliau terhadap berbagai penyimpangan yang dilakukan orde baru nampaknya membuat gerah penguasa. Sebagai konsekuensinya Bung tomo harus "menginap di hotel prodeo" pada tahun 1978 selama satu tahun.

Perlu waktu 27 Tahun bagi para penguasa bangsa ini sejak wafatnya Bung Tomo untuk memberikan gelar pahlawan kepadanya. Padahal Hari Pahlawan yang kita peringati setiap 10 November diperingati berdasarkan peristiwa Pertempuran di Surabaya pada tanggal 10 November 1945. Dan kita semua tahu Bung Tomo adalah tokoh penting dalam peristiwa tersebut. Nampaknya Pesan Bung Karno "Jas Merah" (Jangan sekali-sekali melupakan sejarah) tidak di hiraukan lagi oleh para penguasa setelahnya.

Foto Bersejarah itu
Di foto itu Bung Tomo yang ceking terlihat gagah berpidato. Berseragam militer, tangan kanannya menunjuk ke atas. Kumisnya tipis, matanya tajam. Kepalanya dinaungi payung bergaris-garis dan corong bundar menghadang mulutnya. Namun siapa sangka, foto itu sebenarnya bukan diambil saat perang 10 November 1945, tetapi beberapa tahun setelahnya. Istri Bung Tomo, Sulistina, mengakui foto itu tidak dijepret di Surabaya. "Ituyang motret
IPPHOS, di lapangan Mojokerto. Waktu itu Bapak sedang berpidato. Nggak dibuat-buat, kok," tanya ujar Sulistina. Putra kedua Bung Tomo, Bambang Sulistomo, membenarkan ayahnya tidak sempat diabadikan pada perang 10 November karena perannya yang penting sehingga posisinya selalu dirahasiakan.

Lantas siapa yang memotret Si Bung sehingga foto hitam putih ini mampu bercerita banyak tentang kegagahan 10 November ? Surya mendatangi kantor IPPHOS Surabaya di Jl Urip Sumohardjo. IPPHOS kependekan dari Indonesia Press Photo Service, biro dokumentasi foto satu-satunya di zaman perang. Sayang, IPPHOS Surabaya tidak aktif lagi. Tidak ada orang yang bisa memberi keterangan tentang foto ini. Beruntung, ada sejumlah literatur terkait foto legendaris ini. Faktanya, selama periode terakhir 1945, ketika perang Surabaya berkecamuk, ternyata tidak ada satupun surat kabar yang memuat foto Bung Tomo berpayung ini. Foto itu pertama kali muncul dalam majalah dwi bahasa, Mandarin dan Indonesia, Nanjang Post, edisi
Februari 1947. Ada foto Bung Tomo dengan pose dahsyat ini. Dijelaskan dalam keterangan foto itu bahwa Bung Tomo sedang berpidato di lapangan Mojokerto dalam rangka mengumpulkan pakaian untuk korban Perang Surabaya.

Saat itu masih banyak warga Surabaya yang bertahan di pengungsian di Mojokerto dan jatuh miskin. Sementara Surabaya sedang diduduki Belanda. Sulistina hanya mengenal nama Mendur, wartawan foto IPPHOS yang mengambil gambar 'Bapak'. Lantas siapa Mendur? Nama lengkapnya Alexius Mendur (1907-1984), pendiri IPPHOS. Mendur adalah legenda fotografi era perang. Dialah yang mengabadikan hampir semua peristiwa bersejarah periode 1945-1949.

Kisah Unik Bung Tomo Dalam Perjuangan Kemerdekaan

Dia satu-satunya fotografer yang memotret pembacaan proklamasi RI 17 Agustus 1945. Alex bukan orang asing bagi Bung Tomo. Mereka bersahabat sejak lama karena sama-sama wartawan. Di zaman Jepang, Bung Tomo adalah pemimpin redaksi kantor Berita Domei yang kelak menjadi Kantor Berita Antara di Surabaya.Sementara, Mendur tercatat sebagai kepala desk foto kantor berita Domei Jakarta. Alex Mendur dan saudara kembarnya, Frans Mendur, mendirikan IPPHOS pada 2 Oktober 1946 di Jakarta. Beberapa nama lain juga tercatat sebagai pendiri IPPHOS. Misalnya, JK Umbas, FF Umbas, Alex Mamusung, dan Oscar Ganda.

Hasil jepretan Mendur itu sudah berbicara banyak. Tanpa mendengar pidato Bung Tomo dan hanya melihat foto itu, orang sudah bisa membayangkan dengan jelas bagaimana situasi pada masa itu. Tak mengherankan kalau kemudian foto itu dianggap sebagai salah satu yang terbaik yang pernah dibuat di era perang kemerdekaan.

Inilah Fakta Hasil Temuan BPK Terhadap Ahok

Ikhwanesia - Seperti siaran pers yang diterima Bisnis, Minggu (12/7/2015), guna menjernihkan kesimpangsiuran informasi sekaligus mendudukkan persoalan yang sebenarnya, Garuda Institute mengklaim telah melakukan kajian dan diseminasi informasi atas pembelian tanah 3,64 ha tersebut dan menemukan sedikitnya 12 fakta;
Fakta 1
Pemprov DKI membeli sebidang tanah di bagian belakang areal RS Sumber Waras-Grogol seluas 3,64 ha. Tanah ini tidak siap bangun karena di atasnya terdapat sejumlah bangunan milik RS Sumber Waras yang hingga kini masih difungsikan. Tanah sekaligus wilayah di sekitar tanah tersebut juga dikenal sebagai daerah langganan banjir.

Inilah Fakta Hasil Temuan BPK Terhadap Ahok


Fakta 2
Tanah 3,64 ha itu berbatasan dengan rumah penduduk (utara), Jl. Tomang Utara IV (timur), Jl. Tomang Utara (barat), serta RS Sumber Waras (selatan). Jl. Tomang Utara adalah jalan kampung sempit yang selalu macet pada jam kerja. Saat ini, tanah tersebut tidak mempunyai akses jalan kecuali melalui tanah milik RS Sumber Waras.
Fakta 3
Pemprov DKI membeli tanah tersebut seharga Rp20,75 juta per meter atau Rp755,69 miliar cash. Harga Rp20,75 juta per meter adalah NJOP tanah bagian depan areal RS Sumber Waras yang berbatasan dengan Jl. Kyai Tapa. Sementara NJOP tanah bagian belakang areal RS yang berbatasan dengan Jl. Tomang Utara hanya Rp7,44 juta.
Fakta 4
Pemilik tanah 3,64 ha itu adalah Yayasan Kesehatan Sumber Waras yang pengurusnya dipimpin oleh Kartini Muljadi, perempuan terkaya di Indonesia. Yayasan itu didirikan oleh orang-orang Tionghoa yang bergabung dalam Perhimpunan Sosial Candra Naya yang sebelumnya bernama Perkumpulan Sin Ming Hui ().
Fakta 5
Tanah 3,64 ha yang dibeli Pemprov DKI memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 2878 per 27 Mei 1998 dengan masa berlaku 20 tahun, alias habis 27 Mei 2018. Berdasarkan Pasal 36 Ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 40 Tahun 1996, tanah dengan sertifikat HGB yang habis jangka waktunya otomatis menjadi tanah milik negara.
Fakta 6
Tanah 3,64 ha yang dibeli Pemprov DKI memiliki tunggakan utang pajak bumi dan bangunan (PBB) senilai total Rp6,62 miliar. Tunggakan pajak itu tidak menjadi pengurang harga beli sebagaimana lazimnya praktik transaksi tanah. Posisi terakhir, Yayasan Kesehatan Sumber Waras baru membayar 50% dari tunggakan tersebut.
Fakta 7
Transaksi pembelian tanah antara Yayasan Kesehatan Sumber Waras dan Pemprov DKI dilakukan saat yayasan masih terikat dengan Akta Perjanjian Perikatan Jual Beli (APPJB) tanah yang sama dengan PT Ciputra Karya Unggul. Yayasan, seperti diatur dalam APPJB itu, juga telah menerima uang muka Rp50 miliar dari PT Ciputra Karya Unggul.
Fakta 8
Harga tanah dalam APPJB tersebut disepakati Rp15,50 juta per meter, ditambah syarat Yayasan Kesehatan Sumber Waras mengurus perubahan peruntukan tanah tersebut dari umum menjadi komersial. Sementara itu, Pemprov DKI membeli tanah tersebut seharga Rp20,75 juta per meter, tanpa ada syarat perubahan peruntukan.
Fakta 9
Pengurus Yayasan Kesehatan Sumber Waras menawarkan tanah 3,64 ha itu kepada Pemprov DKI dengan alamat di Jl. Kyai Tapa, dengan harga NJOP pada 2014 sebesar Rp20,75 juta per meter (Rp755,69 miliar). Padahal, lokasi fisik tanahnya berada di Jl. Tomang Utara, dengan NJOP pada 2014 yang hanya Rp7,44 juta (Rp564,35 miliar).
Fakta 10
Pemprov DKI membeli 3,64 ha tanah itu Rp755,69 miliar tanpa menawar dan mengecek, sama dengan penawaran Yayasan Kesehatan Sumber Waras. Penawaran disampaikan 7 Juli 2014, dan direspons langsung oleh Gubernur DKI Jakarta pada 8 Juli dengan mendisposisikannya ke Kepala Bappeda untuk dianggarkan dalam APBD-P DKI 2014.
Fakta 11
Pemprov DKI membeli tanah itu untuk dijadikan rumah sakit. Padahal, selain lokasinya tidak strategis, belum siap bangun, langganan banjir, dan tak mudah diakses karena berada pada jalan kampung, Pemprov DKI juga masih punya banyak tanah yang strategis. Apalagi, kebutuhan minimal tanah untuk rumah sakit hanya 0,25 ha (2.500 m2).

Inilah Fakta Hasil Temuan BPK Terhadap Ahok

Fakta 12
Sekalipun Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama telah mengklaim akan membatalkan transaksi pembelian tanah itu, pada praktiknya pembatalan tersebut nyata bukan sepenuhnya berada dalam kekuasaan Pemprov DKI. Selama Yayasan Kesehatan Sumber Waras tidak mau membatalkannya, maka transaksi itu pun tidak bisa dibatalkan.

OC Kaligis: Gatot Tidak Terlibat!

Ikhwanesia - Pengacara senior OC Kaligis malam ini ditahan KPK atas kasus dugaan suap hakim PTUN Medan. Saat hendak dibawa ke rumah tahanan Guntur, Jakarta Selatan, OC Kaligis memprotes penahanan dirinya.

OC Kaligis memprotes dirinya yang langsung diperiksa sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Dikatakannya, dia tidak merugikan negara.

OC Kaligis: Gatot Tidak Terlibat!


"Saya tidak merampok uang negara, bukan saya yang ngasih duit kepada hakim. Saya tidak menyuruh anak buah saya ke Medan," ujar Kaligis saat ditanya wartawan di depan Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2015).

OC juga mengatakan, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho tidak terlibat dalam kasus tersebut. "Sama sekali tidak," katanya.

OC Kaligis: Gatot Tidak Terlibat!

"Sama sekali tidak. Saya sudah larang anak buah saya ke Medan. Jadi saya sama sekali enggak," tambahnya.

Prabowo Ingin Bangun Lembaga Tabungan Haji

Ikhwanesia - Prabowo Subianto, tentu nama yang tidak asing lagi di telinga kita. Ya, calon Presiden Republik Indonesia yang kalah pada Pemilu 2014 lalu dari Joko Widodo. Kekalahan dari Jokowi itu ternyata tidak membuatnya berhenti memikirkan nasib bangsa Indonesia. dalam berbagai kesempatan, Prabowo Subianto menunjukkan sikap kepedulian yang besar terhadap rakyat Indonesia dan bersedia membantu dan mengontrol pemerintahan jokowi.

Kali ini, Prabowo Subianto masih terus bergerak dan berfikir untuk kemajuan bangsa Indonesia. salah satunya dalam akun facebook resminya, prabowo mengutarakan keinginannya untuk membangun Lembaga Tabung Haji. belum dijelaskan secara rinci mekanismenya. akan tetapi, Prabowo mengatakan sudah mendapat dukungan dari pengurus PBNU dan juga sudah bertemu dengan Presiden Islamic Development Bank Dr. Ahmed Mohammed Ali Al-Madani PhD.

Prabowo Ingin Bangun Lembaga Tabungan Haji

Prabowo Ingin Bangun Lembaga Tabungan Haji

Berikut kami kutip penjelasan dari Prabowo Subianto tanpa mengeditnya:
Kemarin sore di Jeddah, saya menjawab undangan untuk bsilaturahmi dengan Presiden Islamic Development Bank Dr. Ahmed Mohammed Ali Al-Madani PhD.

Saya mencoba menyerap ilmu yang beliau miliki, agar suatu hari saya bisa mewujudkan salah satu cita-cita terbesar saya: Mendirikan Bank Tabung Haji. Saya ingin semua WNI yang beragama Islam, dari semua golongan ekonomi, bisa pergi ke Tanah Suci dan menunaikan ibadah haji. Jika Malaysia bisa berhasil lakukan, tentu kita juga harus bisa.

kemudian, di kolom komentar Prabowo Subianto melanjutkan:

Terima kasih sahabat. Menindaklanjuti percakapan saya dengan Dr. Ahmed Mohammed Ali Al-Madani, hari ini saya bersilaturahmi dengan rekan-rekan di PBNU.

Ternyata, rekan-rekan PBNU sependapat bahwa kita perlu memiliki Lembaga Tabung Haji. Agar semua yang ingin naik haji, walaupun dari kelompok ekonomi tidak beruntung, bisa berangkat haji.

Dengan dukungan berbagai pihak, saya yakin pada waktunya gagasan ini dapat direalisasikan.

Prabowo Ingin Bangun Lembaga Tabungan Haji

Uniknya dari fanpage Prabowo Subianto ini, hampir semua komen dari para fans nya dibalas satu per satu.
apakah yang seperti ini calon pemimpin idaman anda?

Lucu! Tersebar Video Megawati Asbun Saat Orasi

Ikhwanesia - Lucu! Tersebar Video Megawati Asbun Saat Orasi, sebelumnya Megawati Soekarnoputri mengklaim dirinya adalah orang paling hebat dalam berorasi saat ini. Namun, video ini menjadi salah satu bukti bahwa Megawati tidak sehebat itu.

Pada video yang berdurasi 5 menit 18 detik ini terlihat beberapa ucapan Megawati yang dinilai aneh. Ketua Umum PDI Perjuangan ini nampak asbun (asal bunyi) dalam mengucapkan kalimat-kalimat dalam orasinya. seperti mengatakan bahwa bung karno memerdekakan banyak negara di dunia, dsb. yuk ditonton selengkapnya.

Lucu! Tersebar Video Megawati Asbun Saat Orasi

Lucu! Tersebar Video Megawati Asbun Saat Orasi

Video ini mengajarkan kita untuk tidak sombong, dan jangan mengkultuskan seseorang secara berlebihan, dalam hal ini bung karno. bung karno hanya manusia biasa, semoga Allah merahmatinya. Megawatinya juga mengucapkan kerap berbicara dengan bung karno pada masa-masa sekarang, bagaimana bisa? lucunya megawati ini, sang ahli komunikasi gaib masih ada saja yang mengikutinya. Lucu! Tersebar Video Megawati Asbun Saat Orasi

Tonton videonya disini:

PDIP Akui Kadernya Punya Kepribadian Buruk

Politikus PDIP Perjuangan (PDIP), Eva Kusuma Sundari mengatakan kader yang tertangkap tangan oleh KPK merupakan sosok yang buruk. Melalui penulusuran informasi yang dilakukannya, kader tersebut memang sudah ada indikasi tindak pidana korupsi.
"Memang sosok yang buruk, dan sudah ada indikasi sebelumnya," ujar Eva saat dihubungi Republika, Jumat (10/4).

Dia mengatakan, PDIP siap memberikan sanksi tegas terhadap kader tersebut. PDIP siap memecat kader yang memang terbukti melakukan perbuatan yang mencoreng nama baik partai.

PDIP Akui Kadernya Punya Kepribadian Buruk


Dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh kader PDIP tersebut sudah mencoreng nama baik partai. Apalagi, hal tersebut dilakukan saat PDIP sedang melaksanakan kongres di Bali.

Menurut Eva, kongres merupakan rapat tertinggi partai. Sikap yang ditunjukan oleh kader malah mencoreng kongres yang sakral bagi PDIP. Namun, Eva hingga kini masih enggan membeberkan siapa sosok kader yang ditangkap tersebut.

Namun, Eva menolak jika ada pihak yang menilai penangkapan kader tersebut ada kaitannya dengan kongres yang saat ini sedang dilakukan oleh PDIP di pulau dewata, Bai.

Eva menyerahkan segala penjelasan dan pokok perkara pada KPK. Menurut dia, KPK lebih berhak menjelaskan kronologis penangkapan.

PDIP Akui Kadernya Punya Kepribadian Buruk

Polantas Medan Ini Kalang Kabut Dibentak TNI

Kericuhan terjadi saat belasan polisi dari Sat Lantas Polresta Medan dan PJR menggelar razia di Jalan Pancing simpang Jalan Tuasan, tepat di depan Sirkuit IMI, Senin (23/3). Selain warga yang kalang kabut dan sebagian berbalik arah, oknum TNI juga mengamuk.

Mengendarai Vixion, 3 oknum TNI berseragam lengkap dan membawa senjata laras panjang, menggeber-geber motornya di depan para Polantas yang sedang asik menyetop pengendara.

“Kau razia apa ini? Apa yang kalian razia? Mana plang razianya? Jangan suka hati main tilang dan minta duit saja,” bentak oknum TNI yang memakai jaket namun tampak laras panjangnya digendong.

Polantas Medan Ini Kalang Kabut Dibentak TNI

Polantas Medan Ini Kalang Kabut Dibentak TNI

Sontak sejumlah Polantas gugup. Sebagian merapat untuk menenangkan anggota TNI yang marah itu. “Sabar Bro, kan bisa kita selesaikan baik-baik,” ujar salah seorang Polantas, coba mendinginkan.

Bukannya makin tenang, salah seorang anggota TNI memalangkan sepeda motornya di tengah jalan.

“Apa kau bilang sabar Bro, bukan Bro kau aku! Saudara kami kau tilang kau mintai duitnya, berani kali kau,” ujar salah seorang anggota TNI yang memalangkan sepeda motornya ke tengah jalan.

Cekcok pun sempat terjadi. Bahkan salah seorang anggota TNI mendorong salah seorang Polantas dan memakinya.

Kericuhan itu sontak jadi tontonan warga. Banyak yang membela oknum TNI tersebut sambil bersorak. “Ayo Pak TNI, gas aja laler ijo itu, buat pengendara sini dan warga jadi kuatir,” ujar salah seorang warga. Teriakan tersebut disambut sorakan warga.

Pengendara yang melintas jadi berhenti untuk melihat kericuhan. Seorang polantas kembali dimaki dan didorong. “Kau lihat aku, jangan kau atur terus jalan itu. Ini kau tilang udah saudara kami, cemana ini urusannya,” ujar salah seorang oknum TNI tersebut.

Satu per satu Polantas menghindar. Bahkan ada yang langsung engkol sepeda motor dan pergi. Ada pula yang lawan arah dan ada yang pura pura berjalan sambil mendorong motornya dan di ujung jalan mengengkol motornya lalu kabur.

Seorang polisi berpangkat Ipda coba menenangkan. “Udah Pak, kita selesaikan saja ayok Pak di kantor,” ujarnya menenangkan.

Karena malu dilihat warga dan pengendara, akhirnya para anggota TNI ini ikut. Seorang anggota TNI itu mengatakan kesal dengan main tilang Polantas. “Masa main tilang aja dia, kan lengkap motor saudara kami ini,” ujarnya.

Ditanya dari kesatuan mana, para TNI ini bungkam. “Udah ya kami ke sana dulu urus motor ini,” ujarnya.

Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol Budi Hendrawan saat dihubungi enggan mengangkat telepon. SMS juga tak dibalas terkait insident tersebut (SUMUTPOS.CO)

citra polantas di Sumut memang sudah sangat buruk karena mereka melakukan secara berulang-ulang bahkan sudah keterlaluan. semoga segera berubah dan memperbaiki kinerja. polisi medan memang kerap menggelar razia liar dan memeras uang rakyat. ini harus segera diakhiri. baca: HEBOH! Video Pemerasan pengguna Plat BL oleh Oknum Polantas SUMUTPolantas Medan Ini Kalang Kabut Dibentak TNI

Heboh! Tersebar Video Penilangan Plat BL di Sumut

Ternyata Begal yang difasilitasi negara ini pun berlanjut, kemarin baru saja terjadi pemerasan terhadap plat BL di aceh sebesar Rp 1,5juta (baca: Penumpang Belakang Tak Pakai Sabuk, Polisi Langkat Tilang Mobil Aceh Rp. 1,5 Juta).

kali ini tersebar video yang menunjukkan proses penilangan pada kesempatan berbeda, maklum, penilangan atau perampokan ini sudah sangat sering terjadi. video ini direkam di pos polantas Binjai sumut, terlihat jelas oknum-oknum ini nampak terorganisir hingga ke kantornya pada malam hari.

mereka nampak mencari-cari kesalahan pengendara plat BL yang berasal dari Aceh, kejadian ini sudah menjadi rahasia umum namun masalah "begal" yang difasilitasi negara ini tak kunjung selesai. kejadian serupa banyak terjadi oleh oknum-oknum polisi dimana saja. Namun, citra polantas di Sumut memang sudah sangat buruk karena mereka melakukan secara berulang-ulang bahkan sudah keterlaluan.

HEBOH! Video Pemerasan pengguna Plat BL oleh Oknum Polantas SUMUT

Heboh! Tersebar Video Penilangan Plat BL di Sumut

semoga polantas Sumut segera memperbaiki citra dalam melindungi dan mengayomi masyarakat. karena sangat memalukan perampokan seperti ini masih diperagakan. menyalahgunakan wewenang ini patut dihukum pemecatan dari kepolisian. tentu saja jika kepolisian benar-benar ingin memperbaiki pelayanan, jika tidak kita akan melihat hal ini berlanjut. mohon disebarkan. Heboh! Tersebar Video Penilangan Plat BL di Sumut

video ini di upload oleh salah seorang pengguna FB yang berasal dari langsa, Aceh pada 4 april 2015. padahal, Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa “Elit” Aceh sudah melakukan himbauan agar Sumut mau menghentikan praktik kotor itu. Bahkan, Kapolda Sumut Irjen Eko Hadi Sutedjo telah memastikan tidak ada lagi pemeriksaan berlebihan terhadap plat BL oleh anak buahnya, tapi ternyata Aceh tidak terlalu berwibawa untuk menghentikan itu. Buktinya, selang beberapa hari janji itu dilontarkan di depan Kapolda Aceh Husein Hamidi, Kasdam Iskandar Muda Brigjen Rudi Polandi, Sekda Aceh Dermawan, dan sejumlah unsur muspida Sumut saat melakukan pertemuan di Mapolda Sumut, (Rabu 18/2/2015), keluhan kembali disuarakan rakyat Aceh yang memasuki kota Medan (serambi 2/21). (Baca: Wakil Ketua DPRA Himbau Plat BK Diperas di Aceh)


tonton videonya disini:

Inilah Cara Merazia Polisi Yang Melakukan Razia

Maraknya kejahatan jalanan seperti pencurian hingga begal motor membuat aparat kepolisian semakin aktif menggelar razia. Meski operasi dicanangkan secara menyeluruh, polisi tak bisa sembarangan mengadakan razia, termasuk selama berlangsungnya Operasi Simpatik selama 1-21 April 2015.

Dilansir dari laman Divisi Humas Mabes Polri, Senin (6/4), pemeriksaan kendaraan bermotor atau razia diatur dalam PP No 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan. Pemeriksaan yang dimaksud adalah pemeriksaan terhadap pengemudi dan kendaraan bermotor mengenai pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan serta pemenuhan kelengkapan persyaratan administratif.

Inilah Cara Merazia Polisi Yang Melakukan Razia

Inilah Cara Merazia Polisi Yang Melakukan Razia

Aparat yang diberikan kewenangan untuk melakukan pemeriksaan tersebut adalah kepolisian dan Pegawai Negeri Sipil yang memiliki kualifikasi tertentu di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. Dalam razia tersebut, mereka diwajibkan untuk melengkapinya dengan surat penugasan yang dikeluarkan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Surat ini memuat beberapa aspek dalam sebuah razia, yakni alasan dan jenis, waktu, tempat razia, penanggung jawab, daftar petugas, dan daftar pejabat penyidik yang ditugaskan. Para petugas yang ikut serta dalam razia diwajibkan menggunakan seragam dan atribut yang jelas. Seperti tanda-tanda khusus sebagai petugas pemeriksa dan perlengkapan pemeriksaan. Khusus polisi, petugas harus menggunakan seragam dan atribut yang ditetapkan.

Kemudian, sebagaimana yang tercantum dalam pasal 15 ayat 1 sampai 3, disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan.

Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, petugas juga diwajibkan untuk memasang lampu isyarat bercahaya kuning terang.

Nah, jika anda melewati razia yang tak sesuai dengan aturan-aturan tersebut di atas, jangan ragu untuk meminta surat penugasan atau laporkan kepada Propam Polri. (Sumber: merdeka.com)

hal ini bisa diterapkan ketika anda dimanapun ketika di razia oleh polisi, termasuk ketika berada di perbatasan Aceh-SUMUT. polantas sumut sudah terkenal dengan ketamakannya dalam merazia, terutama terhadap plat BL. maka jangan takut videokan dengan kamera tersembunyi dan laporkan. Inilah Cara Merazia Polisi Yang Melakukan Razia

Wakil Ketua DPRA Himbau Plat BK Diperas di Aceh

Sudah sekian lama masyarakat Aceh merasa diperlakukan tidak adil sebagai bagian Negara Indonesia. Ini terjadi dalam berbagai hal, salah satunya adalah razia khusus pelat “BL” di provinsi tetangga Sumatera Utara.

Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa “Elit” Aceh sudah melakukan himbauan agar Sumut mau menghentikan praktik kotor itu. Bahkan, Kapolda Sumut Irjen Eko Hadi Sutedjo telah memastikan tidak ada lagi pemeriksaan berlebihan terhadap plat BL oleh anak buahnya, tapi ternyata Aceh tidak terlalu berwibawa untuk menghentikan itu. Buktinya, selang beberapa hari janji itu dilontarkan di depan Kapolda Aceh Husein Hamidi, Kasdam Iskandar Muda Brigjen Rudi Polandi, Sekda Aceh Dermawan, dan sejumlah unsur muspida Sumut saat melakukan pertemuan di Mapolda Sumut, (Rabu 18/2/2015), keluhan kembali disuarakan rakyat Aceh yang memasuki kota Medan (serambi 2/21).

Wakil Ketua DPRA Himbau Plat BK Diperas di Aceh


Wakil Ketua DPRA Himbau Plat BK Diperas di Aceh

Elit-elit Aceh tak mampu berbuat banyak untuk melindungi rakyatnya dari perlakuan diskriminatif. Yang terkadang lebih pantas disebut pemerasan. Betapa tidak, terkadang masyarakat Aceh ke Medan adalah untuk membawa orang tuanya berobat, menjemput orang tua, dsb. Namun mereka harus merogoh kocek lebih dalam agar bisa melewati perbatasan mengerikan itu. Bahkan, lebih sering para perazia itu mencari-cari kesalahan masyarakat Aceh agar bisa diperas. Saya heran, apa para oknum “pemeras berwenang” itu kekurangan uang untuk kehidupannya. Mungkin perlu hashtag lagi untuk pemeras ini agar puas dengan mandi koin, #CoinForPolantasSumut. (Baca: Koin Untuk Polantas Sumut)

ternyata Begal yang difasilitasi negara ini pun berlanjut, kemarin baru saja terjadi pemerasan terhadap plat BL di aceh sebesar Rp 1,5juta (baca: Penumpang Belakang Tak Pakai Sabuk, Polisi Langkat Tilang Mobil Aceh Rp. 1,5 Juta)

Berbagai Komentarpun muncul di social media, setelah akun twitter @Ikhwanreza_ menanyakan solusi dari wakil ketua DPRA, Irwan Djohan, beliau menjawab bahwa solusinya sulit dan hanya bisa menghimbau untuk plat BK diperas di Aceh. Ikhwan Reza, juga menyarankan solusi untuk dibuat Tim investigasi guna menangkap pelaku oknum penjajahan sesama bangsa indonesia itu. Wakil Ketua DPRA Himbau Plat BK Diperas di Aceh

Wakil Ketua DPRA Himbau Plat BK Diperas di Aceh

Inilah Perkembangan Tiga Kartu Sakti Jokowi

Inilah Perkembangan Tiga Kartu Sakti Jokowi - Tiga program utama yang diluncurkan Jokowi-JK yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) diharapkan bisa mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendidikan dan masalah buruh migran.

Sejak awal diluncurkan pada 3 November 2014 lalu, tiga kartu sakti tersebut tidak diketahui perkembangannya. Menteri Sosial Khofifah menegaskan, pengembangan tiga kartu sakti tersebut terus dilakukan.

Inilah Perkembangan Tiga Kartu Sakti Jokowi

Inilah Perkembangan Tiga Kartu Sakti Jokowi

“Tetap, tetap (berjalan) jadi kalau di Kemendikbud saya rasa satgasnya sudah jalan kok, koordinasi dan insya Allah besok yang cash transfer sudah bisa untuk seluruh ibukota di provinsi,” ungkap Khofifah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/3).

Untuk peluncuran KIS dan KIP, Khofifah mengaku masih menunggu jadwal Presiden Jokowi dari Sekretariat Negara.

“KIS dan KIP itu sedang menunggu jadwal presiden, supaya tempat launchingnya, saya sudah berkoordinasi dengan Setneg, sesuai dengan alokasi waktu yang kami sedang koordinasikan dengan Setneg,” ujarnya.

Khofifah mengatakan tiap tiga bulan pertama nilainya Rp 200.000, dengan demikian jumlah yang diterima sekitar Rp 600.000. “Jadi nunggu jadwal dari presiden untuk bisa segera melaunching, jadi KIS, KKS, KIP masih sama yang dulu,” ujarnya. Inilah Perkembangan Tiga Kartu (Tidak) Sakti Jokowi

BNPT Keok Berdebat Alasan Pemblokiran Situs Islam

BNPT Keok Saat Berdebat Soal Alasan Pemblokiran Website Islam

berikut kami sadur percakapan dalam debat yang di siarkan Apa Kabar Indonesia TV-One pagi ini, 1 April 2015.

Al irsyad : apa alasan bapak menutup media2 islam?

BNPT : karena mereka terindikasi radikal..dan menghembuskan jihad

Al irsyad : semisal dakwatuna eramuslim....mereka malah memerangi ISIS...kenapa bapak tutup juga?

BNPT Keok Saat Berdebat Soal Alasan Pemblokiran Website Islam

BNPT Keok Berdebat Alasan Pemblokiran Situs Islam

BNPT : radikalisme tidak selalu menuliskan tentang jihad. Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa media2 ini memelintir hadist dant alquran.

Al irsyad : loh...kok jadi memelintir hadits dan alquran bahasannya?. Tadi bapak bilang karena jihad?.. Apa ini maksudnya? Kalau bapak bicara tentang media2 yang memelintirt hadits...harusnya bapak habisi itu JIL...liberal yang suka sembarangan bicara tentang alquran dan hadits. Syiah yang jelas-jelas keluar dari frame islam.. Ini sebenarnya apa sih yang bapak maksud?

BNPT: (diam ga bisa jawab)

Al irsyad : bulan januari lalu... ulama-ulama mengundang BNPT untuk hadir di pertemuan kami...pergerakan kami bapak tahu... Ini fotonya saya bawa...nih...bapak lupa???

BNPT : (diam)..

BNPT : media2 itu tidak mndukung BNPT

Al irsyad : nah...jawaban bapak ngelantur lagi...ga jelas...kalo bapak bilang media2 itu gak mendukung BNPT ...situs al irsyad yang mendukung BNPT bapak tutup juga...yang kontra BNPT bapak tutup juga.... Jadi apa ini alasannya???

BNPT : (diam...)

Al irsyad : jangan2 ini pesanan syiah...karena situs2 yang bapak blokir itu...semua menentang syiah...jangan2 itu alasannya...iya pak???

BNPT : kami belum bisa menjawab...akan kami kaji ulang pemblokiran ini...untuk sementara ada 7 media yang akan kami bicarakan untuk ditutup...
(gak disebut medianya apa aja)


berikut cuplikan videonya:

atau nonton disini: http://goo.gl/Bmxye6

BNPT: Situs Islam Diblokir karena Jelekkan Jokowi

Kepala Humas dan Pusat Informasi BNPT, Irfan Idris menjelaskan, alasan pemerintah memblokir situs media Islam yang dianggap radikal, bukan hanya karena memuat tentang ISIS. Tetapi konten berita yang menjelek-jelekkan aparatur negara atau menjelekkan NKRI.

"Judulnya memang tolak ISIS, tapi belakangnya demokrasi buruk. Jokowi bla bla bla. Ini kan sama saja mendiskriminasi," ujar Irfan, Selasa (31/3)

BNPT: Situs Islam Diblokir karena Jelekkan Jokowi

BNPT: Situs Islam Diblokir karena Jelekkan Jokowi

Irfan menilai, ketika membahas soal NKRI maka persoalan radikalisme bukan saja soal konten ISIS. Namun, juga berita yang memuat ajakan untuk membenci umat agama lain. Menurutnya, berita itu sama saja memecah belah masyarakat.

Irfan menilai BNPT punya cukup bukti untuk mengkategorikan 19 website tersebut telah menyalahi aturan. Dalam waktu dekat Irfan mengatakan akan mengajak tujuh media yang menuntut penjelasan untuk melihat bukti dan menyamakan persepsi.

"Ya kita ada semua, kita rapat internal dulu dengan tim khususnya, dalam dua hari kita ketemu lagi," ujar Irfan yang langsung meninggalkan kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi, Selasa (31/3). (sumber: nasional.republika.com)


Saat ini, yang paling mengancam Indonesia secara langsung bukanlah ISIS, tapi Negaralah yang paling berbahaya dan meneror rakyat dengan membatasi hak informasi. hari ini media yang di bredel, besok apa lagi? BNPT: Situs Islam Diblokir karena Jelekkan Jokowi

"Situs Islam Diblokir Karena Gunakan Domain .com"

Dalam pertemuan pemimpin redaksi media Islam dengan Kominfo yang menghadirkan Irfan Idris, direktur Deradikalisasi BNPT, ia mengungkapkan alasan tersebut. Menurutnya, situs Islam diblokir karena menggunakan domain dot com (.com) yang merupakan domain untuk negara Amerika Serikat. Menurutnya, yang diperbolehkan di Indonesia adalah situs dengan domain dot co dot id (.co.id).

Boleh percaya boleh tidak, itulah salah satu alasan yang diungkapkan Badan Nasional Penanggulangan Teroris mengenai alasan pemblokiran dan penutupan situs Islam.

"Situs Islam Diblokir Karena Gunakan Domain .com"

"Situs Islam Diblokir Karena Gunakan Domain .com"

Hal ini ditanggapi Yola Damayanti, jurnalis sekaligus netizen yang hadir dalam pertemuan tersebut, “Nih orang BNPT bodoh atau ngeles yak, kalo gitu berapa banyak situs yang harus diblokir karena pakai .com #KembalikanMediaIslam ”

“Irfan Idris itu direktur deradikalisasi nya BNPT lho, masa kasih argumen yang mengada2, kok bisa kerja di BNPT,” tambahnya. (sumber: fimadani)

pernyataan ini jelas mengada-ada dan membuktikan kualitas yang rendah orang-orang yang bekerja di BNPT. "Situs Islam Diblokir Karena Gunakan Domain .com"

Sim Salabim, Situs Berita Islam Diblokir Pemerintah

Sungguh mengejutkan ternyata pemerintahan Jokowi anti terhadap situs berita Islam. berdalih dengan tindakan melawan teror, situs berita Islam ini dibredel dan diblokir. padahal faktanya adalah situs-situs ini malah anti terhadap terorisme. seperti dakwatuna dan hidayatullah, jelas-jelas situs ini sangat netral dalam pemberitaan. Namun, dibalik itu semua, situs-situs ini sangat sering mengkritisi kebijakan pemerintahan jokowi, tentu dengan data yang akurat dan analisis yang kuat.

Sim Salabim, Situs Berita Islam Diblokir Pemerintah

Sim Salabim, Situs Berita Islam Diblokir Pemerintah

sepertinya pemerintahan jokowi ini ingin memblokir media yang kontra dengannya, dan membiarkan situs-situs yang pro, walaupun dengan pemberitaan yang tidak seimbang. situs Islam ini kerap berusaha menjaga umat dari bahaya syiah. atau ini ada hubungannya antara hubungan jokowi dengan iran yang beberapa waktu lalu mengirim surat melalui alwi shihab? pemerintah seolah-oleh menjadikan Islam sebagai musuh besar sehingga harus di blokir dan tidak bisa di akses oleh rakyat Indonesia yang mayoritas muslim. tapi seharusnya pemerintah menjadikan Islam sebagai pedoman dalam meengelola Indonesia agar berkah.

berbagai keanehanpun muncul. kita tentu malu dengan dunia internasional, negara dengan populasi muslim terbesar didunia, pemerintahnya malah memusuhi dan anti dengan Islam. jelas sudah, rakyat Indonesia telah salah dalam memilih pemimpin. atau ini menjadi bahan introspeksi diri umat islam, bahwa menjadi golput dan tidak memilih yang membawa mudharat paling kecil akan menghantarkan kita pada pemimpin yang mengantarkan mudharat paling besar kepada umat.

keanehan lainnya adalah dulu ketika tifatul sembiring menjadi menkominfo, pemerintah Indonesia aktif memerangi pornografi. Namun, sang menteri berprestasi itu di bully ramai-ramai dengan berbagai sebab. tapi sekarang, menkominfo bukannya memerangi pornografi, ISIS atau Syi'ah, malah memerangi situs-situs Islam itu sendiri. apa obat yang terbaik untuk negeri ini? Sim Salabim, Situs Berita Islam Diblokir Pemerintah

"Penembakan TNI di Aceh Terkait Narkoba"

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, kasus penembakan yang menewaskan dua anggota TNI di Aceh Utara kemungkinan terkait narkoba. Hal itu diketahui berdasarkan laporan yang disampaikan Plt Kapolri.

Dalam keterangannya Jumat (27/3/2015) JK menyatakan, dia melihat persoalan penembakan itu lebih kepada kriminal dibanding aspek lainnya.

"Penembakan TNI di Aceh Terkait Narkoba"

"Penembakan TNI di Aceh Terkait Narkoba"
Foto Pemakaman Dua Intel TNI

"Kriminal kan ada beberapa. Perampokan, oknum yang merampok pakai senjata. Mungkin ada senjata lama dipakai itu. Saya cek ke Kapolri intinya seperti itu. Yang satu tentang narkoba," kata JK di Istana Wapres, Jalan Kebon Sirih, Jakpus, Jumat (27/3/2015).

Sementara di Aceh, hingga saat ini pasukan TNI dan Polri masih memburu para pelaku yang menculik dan membunuh kedua anggota Kodim 0103/Aceh Utara tersebut. Sejauh ini pelaku belum ditemukan.

sebelumnya diberitakan bahwa Dua Anggota TNI Unit Intelijen Kodim 0103 Aceh Utara Sertu Indra dan Serda Hendri, dilaporkan sudah ditemukan meninggal dunia di kawasan Desa Bate Pilah, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (24/3) sekira pukul 8:30 WIB. (Baca: Dua Intel TNI Ditemukan Jadi Mayat di Aceh)

jadi, tak perlu dikaitkan bahwa penembakan TNI di Aceh terkait Politik, ini salah. mari hadirkan rasa nyaman bagi rakyat Aceh.