Kita belum sepenuhnya mampu belajar dari bencana. Ragam kebijakan penanggulangan tanggap darurat pada bencana alam, semisal banjir bandang di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie pada Kamis malam 10 Maret 2011. Miris ketika mengetahui bahwa warga Blang Pandak harus berjalan kaki sejauh 14 kilometer untuk memperoleh bantuan.
Lebih ironis lagi, ketika sampai ke posko bantuan di Mesjid Blang Dhoet, Kecamatan Tangse mereka tidak mendapatkan apa yang diharapkan. Malah harus membeli sendiri sembako untuk bertahan hidup. Ini menggambarkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) belum bekerja sebagaimana diharapkan. Relawan bersama bantuan yang dibawanya hanya menumpuk di pasar kecamatan.
