Showing posts with label sastra. Show all posts
Showing posts with label sastra. Show all posts

Saat Teman Ingin Menikah


“Ada yang jatuh cinta padamu: aku”
Sebut saja ia seorang lelaki yang mengaku “pejantan tangguh”, yang sedang semangat menyelesaikan skripsi, insomnia hingga pagi, Razai namanya.

 Zainab, tak ada manusia yang benar-benar bertahan dalam kesendirian,
Jika kau temukan ia dalam perjalanan hidupmu, segera beritahu aku,
Agar dapat kubagi kebahagiaanku dalam menantimu
Menuju detik-detik itu tiba

 Zainab, senyummu, memaku aku yang selalu malu
Berlagak sok kaku di depan dirimu
Bahkan panggilan “kakak” pun semakin membuat diri membeku
Ketika kupu-kupu memberi cahaya baru
 Memecah kesunyian di antara pertemuan kita
Dan teman-teman

Ada Tuhan, Yang Maha Mengetahui kerinduanku
pribadimu, mendesir di jalan-jalan darahku yang perlahan melambat
Kemudian terpacu, atas jantung yang berdetak kian cepat

Zainab,
Kini, kuutarakan niatku untuk membersamaimu
Dalam susah maupun senang
Dalam sedih maupun bergembira
Dalam aku yang diam-diam berdoa di hadapan Tuhan

Zainab,
Perlahan motor bututku melaju ke rumahmu
karena sejauh apapun kau ingin berlari aku ingin selalu mengejar punggungmu
dengan rindu

 Zainab, Bukankah menikah itu adalah yang juga kau harapkan?
Menggenapkan setengah imanku
Juga imanmu
Bersamaku.

Maka,
Zainab Izinkan aku mencintaimu dengan alasan yang tak rumit
biarlah ia sederhana dan apa adanya
aku jatuh cinta
dan terus jatuh cinta

 Surat An-Nur ayat 32: “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) dan Maha Mengetahui.”

Zainab,
 Ini aku di depan rumahmu
“Kalau saja aku boleh mengulah, sudah ku pinta Tuhan untuk mencabut perasaan dag-dig-dug ini . Jika ianya tak nyata, agar terlupa segala resah gelisah. Agar terlupa segala rasa sakit yang menyiksa. Tapi inilah cinta yang sebenarnya. Aku di depan rumahmu, bersiap untuk melamarmu. Dalam payung halalNya. Dalam paying keridhoanNya. Sudikah kau?”

 Illahi, ku langitkan namanya
Dalam tahajjud yang tak seberapa lama
Berikan aku kesempatan
Untuk membangun cinta
Menuju syurga
Meski matahari tenggelam berkali-kali,
Ribuan bidadari di papan reklame,
Jalanan macet,
Hingga tugas skripsiku yang tak terselesaikan,
Bagaimana gelarku di undangan pernikahan kita?
Ah, Zainab… 

 “Dan orang-orang yang beriman, beserta anak-cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak-cucu mereka (di dalam kehidupan Jannah), dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (QS. Ath-Thur 21) 

Bukan hal yang salah jika Razai mengaku cinta ada dalam bagian hidupnya. Karena setiap orang normal akan berkeinginan : berbahagia dengan pasangan hingga ke syurga.

 *Tulisan ini didedikasikan untuk teman (dan teman-teman lainnya) yang ingin sekali menikah. Mari kita doakan agar kita semua segera dipertemukan dengan jodohnya dalam kebersamaan yang halal hingga ke syurga. Selamat menikmati.

 Sumber : Sri Luhur Syastari (@cutdekAyi)

Tragedi Sukhoi Gunung Salak Karena Sabotase (?)


oleh: RIFKY PRADANA

Tragedi Sukhoi Gunung Salak Karena Sabotase - Tragedi Sukhoi ini menjadi topik hangat beberapa hari terakhir. terlebih diakibatkan oleh berbagai keanehan yang terjadi, bahkan terlalu aneh bagi maskapai kelas dunia dan pilot yang bersertifikat internasional. oleh karena itu banyak pihak menduga dalam tragedi ini ada sabotase. Crash Sukhoi yang menabrak tebing di Gunung Salak itu karena Sabotase dengan motif persaingan bisnis antara Sukhoi (Rusia) versus Boeing (USA) dan Airbus (Eropa) serta Fokker (Belanda), begitulah bisik-bisik cerita yang beredar di beberapa kalangan.



Ada beberapa indikasi, yang paling tidak terlihat dari 3 buah kejanggalan dan 1 buah hal yang masih patut dipertanyakan lagi kebenaran ceritanya.

1. Turun dari Ketinggian 10.000 Feet ke 6.000 Feet
Sebelum terbang biasanya pihak otoritas pengatur lalu lintas udara memberikan kepada pilot pesawat semacam panduan atau flight plan yang berisi rute, ketinggian jelajah, kecepatan jelajah, dan lain sebagainya.

Sebagaimana diketahui, ketinggian Gunung Salak sekitar 7.000 Feet, lalu mengapa sebuah penerbangan ‘joy flight’ diberikan rute yang melintasi Gunung Salak (tinggi 7.000 Feet) dengan ketinggian jelajah pesawat yang berbahaya yaitu 6.000 Feet, sehingga terjadi crash yang menabrak tebing, seperti terlihat di gambar / foto lokasi kecelakaan.
Kalaupun pilot yang meminta turun ketinggian, mengapa petugas air traffic di menara kontrol koq memperbolehkannya ?

Kuncinya adalah membuka kembali rencana terbang, mengapa dipilihkan rute yang melintas diatas Gunung Salak ? lalu apa isi rekaman percakapan terakhir antara Pilot Sukhoi tersebut dengan petugas Air Traffic Control saat pesawat turun ke ketinggian 6.000 Feet padahal ketinggian pegunungan disana sekitar 7.000 Feet ?

Adakah sudah ada rencana operasi inteljen (kerjasama CIA dengan agen kaki tangan lokal Indonesia) untuk membikin pesawat ini crash dengan memberikan rute melintas diatas Gunung Salak disertai dengan rencana memberikan perubahan ketinggian jelajah (10.000 ft ke 6.000 feet) agar menabrak tebing ?

2. Fungsi Peralatan ELT dan ELBA
ELT dan ELBA seharusnya secara otomatis akan langsung berfungsi ketika ada crash atau sesuatu yang buruk terjadi atas pesawat itu, tapi kenapa sesudah last contact koq sinyal ELT dan ELBA dari tidak bisa dimonitor di Singapore atau Indonesi serta Australia ?. Apakah kedua alat ini tidak berfungsi ?. Atau, ada sabotase atas kedua alat ini ?.

3. Manifes Penumpang
Sesuatu yang teramat janggal jika disebutkan Manifes Penumpang ikut terbawa oleh seseorang yang ikut terbang dan menjadi korban. Sebuah alibi yang susah dicek silang karena korbannya sudah mati.
Padahal manifes penumpang itu sesuatu yang masuk dalam prosedur baku di sebuah operasi penerbangan.
Adakah seseorang agen yang disembunyikan ?.

4. Informasi dari Intel
Tanpa mengurangi rasa hormat, dan tak membantah bahwa umur manusia adalah ketentuan mutlak dari Allah SWT. Tetapi, adakah sang Mantan Menteri yang urung ikut itu dikarenakan ditelpon oleh seseorang agar mengurungkan niat ikut terbang lantaran pesawat akan disabotase agar crash ?

Bisa saja, dan kuncinya adalah rekaman percakapan telepon terakhirnya dengan siapa ?

Demikianlah bisik-bisik cerita yang beredar di beberapa kalangan, yang sangat kental nuansa dan aroma cerita genre konspirasinya. Namun, segala sesuatu mungkin saja terjadi, apalagi dalam persaingan bisnis dan politik.
Untuk mencapai tujuan dan menjaga kepentingannya, apa sih yang tidak dihalalkan oleh Amerika Serikat beserta kaki tangan Inlander Melayu-nya itu ?

Wallahualambishshawab. [sumber:theglobal-review.com]


Tarbiyah Online: Afatul Lisan


AFATUL LISAN
TUJUAN
Setelah mendapatkan penjelasan materi ini pemirsa diharapkan mampu :
1.      Mengungkapkan keutamaan diam
2.      Menunjukkan perintah berkata baik
3.      Menunjukkan  bahaya yang ditimbulkan oleh lisan
4.      Menunjukkan jenis-jenis ucapan berbahaya
5.      Menunjukkan cara menghindarkan diri dari penyakit lisan

POKOK-POKOK MATERI

1.      PERINTAH BERKATA BAIK
Kemampuan berbicara adalah salah satu kelebihan yang Allah berikan kepada manusia, untuk berkomunikasi dan menyampaikan keinginan-keinginannya dengan sesama manusia. Ungkapan yang keluar dari mulut manusia bisa berupa ucapan baik, buruk, keji, dsb.
Agar kemampuan berbicara yang menjadi salah satu ciri manusia ini menjadi bermakna dan bernilai ibadah, Allah SWT menyerukan umat manusia untuk berkata baik dan menghindari perkataan buruk. Allah SWT berfirman :
“Dan katakan kepada hamba-hamba-Ku. “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar) sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” QS. 17: 53
”Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…” QS. 16:125

Rasulullah SAW bersabda :
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” HR. Muttafaq alaih
“ Takutlah pada neraka, walau dengan sebiji kurma. Jika kamu tidak punya maka dengan ucapan yang baik “ Muttafaq alaih
“Ucapan yang baik adalah sedekah” HR. Muslim.

2.      KEUTAMAAN DIAM
Bahaya yang ditimbulkan oleh mulut manusia sangat besar, dan tidak ada yang dapat menahannya kecuali diam. Oleh karena itu dalam agama kita dapatkan anjuran diam dan perintah pengendalian bicara. Sabda Nabi:
“ Barang siapa yang mampu menjamin kepadaku antara dua kumisnya (kumis dan jenggot), dan antara dua pahanya, saya jamin dia masuk sorga” HR. Al Bukhariy
“Tidak akan istiqamah iman seorang hamba sehingga istiqamah hatinya. Dan tidak akan istiqamah hati seseorang sehingga istiqamah lisannya” HR Ahmad
Ketika Rasulullah ditanya tentang perbuatan yang menyebabkan masuk surga, Rasul menjawab : “Bertaqwa kepada Allah dan akhlaq mulia”. Dan ketika ditanya tentang penyebab masuk neraka, Rasul menjawab : “dua lubang, yaitu mulut dan kemaluan” HR. At Tirmidziy

Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang bisa menjaga mulutnya, Allah akan tutupi keburukannya” HR. Abu Nuaim.
Ibnu Mas’ud berkata : “Tidak ada sesuatupun yang perlu lebih lama aku penjarakan dari pada mulutku sendiri”
Abu Darda berkata : “Perlakukan telinga dan mulutmu dengan obyektif. Sesungguhnya diciptakan dua telinga dan satu mulut, agar kamu lebih banyak mendengar dari pada berbicara.


3.      MACAM-MACAM AFATUL-LISAN, PENYEBAB DAN TERAPINYA
Ucapan yang keluar dari mulut kita dapat dikategorikan dalam empat kelompok : murni membahayakan,  ada bahaya dan manfaat, tidak membahayakan dan tidak menguntungkan, dan  murni menguntungkan.
Ucapan yang murni membahayakan maka harus dijauhi, begitu juga yang mengandung bahaya dan manfaat. Sedangkan ucapan yang tidak ada untung ruginya maka itu adalah tindakan sia-sia, merugikan. Tinggallah yang keempat yaitu ucapan yang menguntungkan.
Berikut ini akan kita bahas afatul lisan dari yang paling tersembunyi sampai yang paling berbahaya. Ada dua puluh macam bahaya lisan, yaitu :

1.      Berbicara sesuatu yang tidak perlu
Rasulullah SAW bersabda : “Di antara ciri kesempurnaan Islam seseorang adalah ketika ia mampu meninggalkan sesuatu yang tidak ia perlukan” HR At Tirmidziy
Ucapan yang tidak perlu adalah ucapan  yang seandainya anda diam tidak berdosa, dan  tidak akan membahayakan diri maupun orang lain. Seperti menanyakan sesuatu yang tidak diperlukan. Contoh pertanyaan ke orang lain “apakah anda puasa, jika dijawab YA, membuat orang itu riya, jika dijawab TIDAK  padahal ia puasa, maka dusta, jika diam tidak dijawab, dianggap tidak menghormati penanya. Jika menghindari pertanyaan itu dengan mengalihkan pembicaraan maka menyusahkan orang lain mencari – cari bahan, dst.    
Penyakit ini disebabkan oleh keinginan kuat untuk mengetahui segala sesuatu. Atau basa-basi untuk menunjukkan perhatian dan kecintaan, atau sekedar mengisi waktu dengan cerita-cerita yang tidak berguna. Perbuatan ini termasuk dalam perbuatan tercela.
Terapinya adalah dengan menyadarkan bahwa waktu adalah modal yang paling berharga. Jika tidak dipergunakan secara efektif maka akan merugikan diri sendiri. selanjutnya menyadari bahwa setiap kata yang keluar dari  mulut akan dimintai pertanggung jawabannya. ucapan yang keluar bisa menjadi tangga ke sorga atau jaring jebakan ke neraka. Secara aplikatif kita coba melatih diri senantiasa diam dari hal-hal yang tidak diperlukan.

2.      Fudhulul-Kalam ( Berlebihan dalam berbicara)
Perbuatan ini dikategorikan sebagai perbuatan tercela. Ia mencakup pembicaraan yang  tidak berguna, atau bicara sesuatu yang berguna namun melebihi kebutuhan yang secukupnya. Seperti sesuatu yang cukup dikatakan dengan satu kata, tetapi disampaikan dengan dua kata, maka kata yang kedua ini “fudhul” (kelebihan). Firman Allah : “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh  bersedekah, berbuat ma’ruf, atau perdamaian di antara manusia” QS.4:114.
Rasulullah SAW bersabda : “Beruntunglah orang yang dapat menahan kelebihan bicaranya, dan menginfakkan kelebihan hartanya “ HR. Al Baghawiy.
Ibrahim At Taymiy berkata : Seorang mukmin ketika hendak berbicara, ia berfikir dahulu, jika bermanfaat dia ucapkan, dan jika tidak maka tidak diucapkan. Sedangkan orang fajir (durhaka) sesungguhnya lisannya mengalir saja
Berkata Yazid ibn Abi Hubaib :”Di antara fitnah orang alim adalah ketika ia lebih senang berbicara daripada mendengarkan. Jika orang lain sudah cukup berbicara, maka mendengarkan adalah keselamatan, dan dalam berbicara ada polesan, tambahan dan pengurangan.

3.      Al Khaudhu fil bathil (Melibatkan diri dalam pembicaraan yang batil)
Pembicaraan yang batil adalah pembicaraan ma’siyat, seperti menceritakan tentang perempuan, perkumpulan selebritis, dsb, yang tidak terbilang jumlahnya. Pembicaraan seperti ini adalah perbuatan haram, yang akan membuat pelakunya binasa. Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya ada seseorang yang berbicara dengan ucapan yang Allah murkai, ia tidak menduga akibatnya, lalu Allah catat itu dalam murka Allah hingga hari kiamat” HR Ibn Majah.
“ Orang yang paling banyak dosanya di hari kiamat adalah orang yang paling banyak terlibat dalam pembicaraan batil” HR Ibnu Abiddunya.
Allah SWT menceritakan penghuni neraka. Ketika ditanya penyebabnya, mereka menjawab: “ …dan adalah kami membicarakan yang batil bersama dengan orang-orang yang membicarakannya” QS. 74:45 
Terhadap orang-orang yang memperolok-olokkan Al Qur’an, Allah SWT memperingatkan orang-orang beriman :”…maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian) tentulah kamu serupa dengan mereka.” QS. 4:140

4.      Al Jidal (Berbantahan dan Perdebatan)
Perdebatan yang tercela adalah usaha menjatuhkan  orang lain  dengan menyerang dan mencela pembicaraannya, menganggapnya bodoh dan tidak akurat. Biasanya orang yang diserang merasa tidak suka, dan penyerang ingin menunjukkan kesalahan orang lain agar terlihat kelebihan dirinya.
Hal ini biasanya disebabkan oleh taraffu’ (rasa tinggi hati) karena kelebihan dan ilmunya, dengan menyerang kekurangan orang lain.
Rasulullah SAW bersabda : “Tidak akan tersesat suatu kaum setelah mereka mendapatkan hidayah Allah, kecuali mereka melakukan perdebatan” HR. At Tirmidziy
Imam Malik bin Anas berkata : “Perdebatan akan mengeraskan hati dan mewariskan kekesalan”

5.      Al Khusumah (pertengkaran)
Jika orang yang berdebat menyerang pendapat orang lain untuk menjatuhkan lawan dan mengangkat kelebihan dirinya. Maka al khusumah adalah sikap ingin menang dalam berbicara (ngotot) untuk memperoleh hak atau harta orang lain, yang bukan haknya.  Sikap ini bisa merupakan reaksi atas orang lain, bisa juga dilakukan dari awal berbicara.
Aisyah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang bermusuhan dan suka bertengkar” HR. Al Bukhariy

6.      Taqa’ur fil-kalam (menekan ucapan)
 Taqa’ur fil-kalam maksudnya adalah menfasih-fasihkan ucapan dengan mamaksakan diri bersyaja’ dan menekan-nekan suara, atau penggunaan kata-kata asing. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku di hari kiamat, adalah orang-orang yang buruk akhlaknya di antara kamu, yaitu orang yang banyak bicara, menekan-nekan suara, dan menfasih-fasihkan kata”. HR. Ahmad
Tidak termasuk dalam hal ini adalah ungkapan para khatib dalam memberikan nasehat, selama tidak berlebihan atau  penggunaan kata-kata asing yang membuat pendengar tidak memahaminya. Sebab tujuan utama dari khutbah adalah menggugah hati, dan merangsang pendengar untuk sadar. Di sinilah dibutuhkan bentuk-bentuk kata yang menyentuh.

7.      Berkata keji, jorok dan caci maki
Berkata keji, jorok adalah pengungkapan sesuatu yang dianggap jorok/tabu dengan ungkapan vulgar, misalnya hal-hal yang berkaitan dengn seksual, dsb. Hal ini termasuk  perbuatan tercela yang dilarang agama. Nabi bersabda :
“Jauhilah perbuatan keji. Karena sesungguhnya Allah tidak suka sesuatu yang keji dan perbuatan keji” dalam riwayat lain :”Surga itu haram bagi setiap orang yang keji”. HR. Ibnu Hibban
Orang mukmin bukanlah orang yang suka menghujat, mengutuk, berkata keji dan jorok” HR. At Tirmidziy. 
Ada seorang A’rabiy (pedalaman) meminta wasiat kepada Nabi : Sabda Nabi : “Bertaqwalah kepada Allah, jika ada orang yang mencela kekuranganmu, maka jangan kau balas dengan mencela kekurangannya. Maka dosanya ada padanya dan pahalanya ada padamu. Dan janganlah kamu mencaci maki siapapun. Kata A’rabiy tadi : “Sejak itu saya tidak pernah lagi mencaci maki orang”.  HR. Ahmad.
“Termasuk dalam dosa besar adalah mencaci maki orang  tua sendiri” Para sahabat bertanya : “Bagaimana seseorang mencaci maki orang tua sendiri ? Jawab Nabi: “Dia mencaci maki orang tua orang lain, lalu orang itu berbalik mencaci maki orang tuanya”. HR. Ahmad.  
Perkataan keji dan jorok disebabkan oleh kondisi jiwa yang kotor, yang menyakiti orang lain, atau karena kebiasaan diri akibat pergaulan dengan orang-orang fasik (penuh dosa) atau orang-orang durhaka lainnya.

8.      La’nat (kutukan)
Penyebab munculnya kutukan pada sesama manusia biasanya adalah satu dari tiga sifat berikut ini, yaitu : kufur, bid’ah dan fasik.  Dan tingkatan kutukannya adalah sebagai berikut :
a.       Kutukan dengan menggunakan sifat umum, seperti : semoga Allah mengutuk orang kafir, ahli bid’ah dan orang-orang fasik.
b.      Kutukan dengan sifat yang lebih khusus, seperti: semoga kutukan Allah ditimpakan kepada kaum Yahudi, Nasrani dan Majusi, dsb.
c.       Kutukan kepada orang tertentu, seperti : si fulan la’natullah. Hal ini sangat berbahaya kecuali kepada orang-orang tertentu yang telah Allah berikan kutukan seperti Fir’aun, Abu Lahab, dsb. Dan orang-orang selain yang Allah tentukan itu masih memiliki kemungkinan lain.
Kutukan yang  ditujukan kepada binatang, benda mati , atau orang tertentu yang tidak Allah tentukan kutukannya, maka itu adalah perbuatan tercela yang haus dijauhi. Sabda Nabi :
“ Orang beriman bukanlah orang yang suka mengutuk” HR At Tirmidziy
“Janganlah kamu saling mengutuk dengan kutukan Allah, murka-Nya maupun jahanam” HR. At Tirmidziy.
“Sesungguhnya orang-orang  yang saling mengutuk tidak akan mendapatkan syafaat dan menjadi saksi di hari kiamat” HR. Muslim

9.      Ghina’ (nyanyian) dan Syi’r (syair)
Syair adalah ungkapan yang jika baik isinya maka baik nilainya, dan jika buruk isinya buruk pula nilainya. Hanya saja tajarrud ( menfokuskan diri) untuk hanya bersyair adalah perbuatan tercela. Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya memenuhi rongga dengan nanah, lebih baik dari pada memenuhinya dengan syair” HR Muslim. Said Hawa mengarahkan hadits ini pada syair-syair yang bermuatan buruk.
  Bersyair secara umum bukanlah perbuatan terlarang jika di dalamnya tidak terdapat ungkapan yang buruk. Buktinya Rasulullah pernah memerintahkan Hassan bin Tsabit untuk bersyair melawan syairnya orang kafir.

10.  Al Mazah (Sendau gurau)
Secara umum mazah adalah perbuatan tercela yang dilarang agama, kecuali sebagian kecil saja yang diperbolehkan. Sebab dalam gurauan sering kali terdapat kebohongan, atau pembodohan teman. Gurauan yang diperbolehkan adalah gurauan yang baik, tidak berdusta/berbohong, tidak menyakiti orang lain,  tidak berlebihan dan tidak menjadi kebiasaan. Seperti gurauan Nabi dengan istri dan para sahabatnya.
Kebiasaan bergurau akan membawa seseorang pada perbuatan yang kurang berguna. Disamping itu kebiasaan ini akan menurunkan kewibawaan.
Umar bin Khatthab berkata : “Barang siapa yang banyak bercanda, maka ia akan diremehkan/dianggap hina”.
Said ibn al Ash berkata kepada anaknya : “Wahai anakku, janganlah bercanda dengan orang mulia, maka ia akan dendam kepadamu, jangan pula bercanda dengan bawahan maka nanti akan melawanmu”

11.  As Sukhriyyah (Ejekan) dan Istihza’( cemoohan)
Sukhriyyah berarti meremehkan orang lain dengan mengingatkan aib/kekurangannya  untuk ditertawakan, baik dengan cerita lisan atau peragaan di hadapannya. Jika dilakukan tidak di hadapan orang yang bersangkutan disebut ghibah (bergunjing).
Perbuatan ini terlarang dalam agama. Firman Allah :
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka yang diolok-olok lebih baik dari mereka yang mengolok-olok  dan janganlah pula wanita-wanita mengolok-olok wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita yang diolok-olok itu lebih baik dari yang mengolok-olok “ QS. 49:11
Muadz bin Jabal ra. berkata : Nabi Muhammad SAW bersabda : “ Barang siapa yang mencela dosa saudaranya yang telah bertaubat, maka ia tidak akan mati sebelum melakukannya” HR. At Tirmidziy

12.  Menyebarkan rahasia
Menyebarkan rahasia adalah perbuatan terlarang. Karena ia akan mengecewakan orang lain, meremehkan hak sahabat dan orang yang dikenali. Rasulullah SAW bersabda :
 “Sesungguhnya orang yang paling buruk tempatnya di hari kiamat, adalah orang laki-laki yang telah menggauli istrinya, kemudian ia ceritakan rahasianya”.  HR. Muslim

13.  Janji palsu
Mulut sering kali cepat berjanji, kemudian hati mengoreksi dan memutuskan tidak memenuhi janji itu. Sikap ini menjadi pertanda kemunafikan seseorang.
 Firman Allah : “Wahai orang-orang beriman tepatilah janji…” QS 5:1
Pujian Allah SWT pada Nabi Ismail as: “Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya..” QS 19:54
Rasulullah SAW bersabda : “ada tiga hal yang jika ada pada seseorang maka dia adalah munafiq, meskipun puasa, shalat, dan mengaku muslim. Jika berbicara dusta, jika berjanji ingkar, dan jika dipercaya khiyanat” Muttafaq alaih dari Abu Hurairah

14.  Bohong dalam berbicara dan bersumpah
Berbohong dalam hal ini adalah dosa yang paling buruk dan cacat yang paling busuk. Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya berbohong akan menyeret orang untuk curang. Dan kecurangan akan menyeret orang ke neraka. Dan sesungguhnya seseorang yang berbohong akan terus berbohong hingga ia dicatat di sisi Allah sebagai  pembohong” Muttafaq alaih.
“Ada tiga golongan yang Allah tidak akan menegur dan memandangnya di hari kiamat, yaitu : orang yang membangkit-bangkit pemberian, orang yang menjual dagangannya dengan sumpah palsu, dan orang yang memanjangkan kain sarungnya” HR Muslim. 
“Celaka orang berbicara dusta untuk ditertawakan orang, celaka dia, celaka dia” HR Abu Dawud dan At Tirmidziy
15.  Ghibah (Bergunjing)
Ghibah adalah perbuatan tercela yang dilarang agama. Rasulullah pernah bertanya kepada para sahabat tentang arti ghibah. Jawab para sahabat: ”Hanya Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui”. Sabda Nabi: “ghibah adalah menceritakan sesuatu dari saudaramu, yang jika ia mendengarnya ia tidak menyukainya.” Para sahabat bertanya : “Jika yang diceritakan itu memang ada? Jawab Nabi : ”Jika memang ada itulah ghibah, jika tidak ada maka kamu telah mengada-ada” HR Muslim. 
Al Qur’an menyebut perbuatan ini sebagai memakan daging saudara sendiri (QS. 49:12)
Ghibah bisa  terjadi dengan berbagai macam cara, tidak hanya ucapan, bisa juga tulisan, peragaan. dsb.
Hal-hal yang mendorong terjadinya ghibah adalah hal-hal berikut ini :
1.      Melampiaskan kekesalan/kemarahan
2.      Menyenangkan teman atau partisipasi bicara/cerita
3.      Merasa akan dikritik atau dcela orang lain, sehingga orang yang dianggap hendak mencela itu jatuh lebih dahulu.
4.      Membersihkan diri dari keterikatan tertentu
5.      Keinginan untuk bergaya dan berbangga, dengan mencela lainnya
6.      Hasad/iri dengan orang lain
7.      Bercanda dan bergurau, sekedar mengisi waktu
8.      Menghina dan meremehkan orang lain

Terapi ghibah sebagaimana terapi penyakit akhlak lainnya yaitu dengan ilmu dan amal.
Secara umum ilmu yang menyadarkan bahwa ghibah itu berhadapan dengan murka Allah. Kemudian mencari sebab apa yang mendorongnya melakukan itu. Sebab pada umumnya penyakit itu akan mudah sembuh dengan meotong penyebabnya.
Menceritakan kekurangan orang lain dapat dibenarkan  jika terdapat alasan berikut ini:
1.      Mengadukan kezaliman orang lain kepada qadhi
2.      Meminta bantuan untuk merubah kemunkaran
3.      Meminta fatwa,seperti yang dilakukan istri Abu Sufyan pada Nabi.
4.      Memperingatkan kaum muslimin atas keburukan seseorang
5.      Orang yang dikenali dengan julukan buruknya, seperti al a’raj (pincang), dst.
6.      Orang yang diceritakan aibnya, melakukan itu dengan terang-terangan (mujahir)

Hal-hal penting yang harus dilakukan seseorang yang telah berbuat ghibah adalah :
1.      Menyesali perbuatan ghibahnya itu
2.      Bertaubat, tidak akan mengualnginya lagi
3.      Meminta maaf/dihalalkan dari orang yang digunjingkan. 


16.  Namimah (adu domba)
Namimah adalah menyampaika pembicaraan seseorang kepada orang lain

17.  Perkataan yang berlidah dua
18.  Menyanjung
19.  Kurang cermat dalam berbicara (asal bunyi)
20.  Melibatkan diri secara bodoh pada beberapa pengetahuan dan pertanyaan yang menyulitkan

Inilah 6 Dari 11 Gubernur di Pulau Sumatera Pernah Dipenjara Karena Korupsi


Pasca reformasi, perang melawan korupsi terus ditabuh. Alhasil, dari 11 provinsi di Pulau Sumatera, 6 gubernur di antaranya pernah merasakan dinginnya lantai penjara kasus korupsi.
Berikut daftar nama-nama gubernur tersebut berdasarkan catatan detikcom, Jumat (4/5/2012):

1. Aceh
Mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh Puteh menjadi terpidana 10 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan helikopter. Pada 11 April 2005, Pengadilan Tipikor menghukum Puteh 10 tahun penjara dan mengganti kerugian negara Rp 3,68 miliar. Sedangkan pada 17 Juni 2005, Pengadilan Tinggi Jakarta tetap menghukum Puteh dengan vonis sama dan denda diturunkan menjadi Rp 1,7 miliar.
Pada 13 September 2005, Mahkamah Agung (MA) tetap menghukum Puteh 10 tahun penjara tetapi harus membayar denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan serta diwajibkan membayar denda Rp 6,564 miliar kepada negara. Puteh bebas bersyarat pada 18 November 2009.

2. Bengkulu
Mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin M Najamudin diputus 4 tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA). Dia dinyatakan terbukti korupsi dengan kerugian uang negara Rp Rp 20,16 Mililar.
Putusan MA ini lebih ringan 6 bulan dari tuntutan jaksa yang menuntut 4,5 tahun penjara. Selain itu, MA juga menjatuhkan denda Rp 200 juta.
Putusan MA ini membalik putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus). Saat itu, majelis hakim PN Jakpus yang diketuai oleh Syarifuddin membebaskan Agusrin. Agusrin dinyatakan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi penyaluran dan penggunaan dana bagi hasil BB dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Provinsi Bengkulu tahun 2006.

3. Kepulauan Riau (Kepri) 
Mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah divonis 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Ismeth terbukti melakukan tindak pidana korupsi terkait pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) pada tahun 2004. Kerugian negara mencapai Rp 5,4 miliar.

4. Sumatera Selatan (Sumsel)
Mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman dipidana terkait kasus korupsi alih fungsi hutan lindung menjadi pelabuhan Tanjung Api-api. Di tingkat pertama, Syahrila divonis hanya setahun penjara. Namun di tingkat kasasi, hukumannya melonjak jadi 3 tahun.

5. Riau
Pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis 4 tahun penjara terhadap mantan Gubernur Riau Saleh Djasit. Politisi Golkar itu dinilai bersalah melakukan korupsi sebesar Rp 4,7 miliar dalam pengadaan mobil pemadam kebakaran di provinsi Riau. Selain hukuman penjara, majelis hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp 200 juta dengan subsider enam bulan kurungan. Saleh kini telah bebas.

6. Sumatera Utara
Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Syamsul Arifin di tingkat Pengadilan Tipikor Jakarta dihukum 2 tahun 6 bulan sedangkan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengubah hukuman Syamsul menjadi 4 tahun penjara Tidak terima, MA memperberat Syamsul menjadi 6 tahun, Kamis (3/5/2012). 
Syamsul divonis bersalah dalam kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat yang merugikan negara senilai Rp 98,7 miliar dalam penggunaan APBD 2000-2007.

7. Lampung
Gubernur Lampung Sjachroedin ZP pernah dimintai keterangan oleh KPK terkait kasus pengadaan tanah untuk pembangkit listrik tenaga uap di Lampung Selatan pada 2007. Sjachroedin ZP, kini masih menduduki menjalani kursi Gubernur Lampung untuk kedua kalinya setelah terpilih kembali dalam pemilukada 2009.

8. Sumatera Barat
Gubernur Sumatera Barat periode 2000 - 2005 Zainal Bakar sempat menjadi tersangka kasus korupsi APBD 2002. Kasus dihentikan saat Kepala Kejaksaan Sumatera Barat, Antasari Azhar.

9. Riau
KPK memeriksa Gubernur Riau Rusli Zainal terkait kasus suap PON 2012. Pemeriksaan ini, diduga kuat guna mengkonfirmasi seputar uang Rp 900 juta. Dalam kasus ini, Rusli sudah dicegah keluar negeri per tanggal 10 April 2012. Pencegahan selama enam bulan ini juga berlaku untuk Kadispora Riau, Lukman Abbas. Rusli diperiksa karena dianggap mengetahui kasus PON yang diselenggarakan di Riau.

10. Jambi
Gubernur Jambi Hasan Basri Agus hingga saat ini bersih.

11. Bangka Belitung (Babel)
Gubernur Babel Eko Maulana Ali hingga saat ini bersih. Dia terpilih kembali menjadi Gubernur untuk periode kedua dalam pemilukada Februari 2012 lalu.

 | sumber: detik.com


Incoming Keywords: - Pemerintah - Pembelian - Download - Istri - Perawatan - Minyak - Bumi - Hasil Bumi - Kesehatan - Nasional

Fesbuker Aceh Tuntut Foke Minta Maaf

tadi ketika saya membuka eFBe -bahasa keren dari facebook-. saya membaca sebuah link dari teman yaitu : http://jakarta.tribunnews.com/2012/04/28/foke-tidak-ada-guru-mau-dipindahkan-ke-aceh tentang Foke yang mengatakan tak ada guru yang mau dipindahkan ke Aceh.

tanpa diduga link ini beredar cepat, melalui grup, fanpages, perseorangan. woow semuanya mengecam blunder politik foke ini.

seorang fesbuker aceh yaitu Muhammad AlFata Ramadhan berkomentar tajam mengenai hal ini : "bang Foke, bicara anda perlu dididik. Jangan merendahkan daerah lain demi popularitas anda di Jakarta. Semiskin-miskinnya orang Aceh, ga ada yang tidur dibawah jembatan." tulisnya, yah saya sih bisa membayangkan bagaimana kondisi emosional alfata pada saat itu. memang kata-kata foke sangat tidak berpendidikan. foke mengatakan: "Coba tanya, ada tidak guru yang mau dipindahkan ke Aceh? Gaji guru paling besar disini (Jakarta). Di tempat lain, guru mempunyai side job yang akhirnya menurunkan wibawa seorang guru," ujar pria yang biasa disapa Foke ini, Jumat (27/4/2012) malam kemarin di hotel Maharadja Jakarta Selatan.

Facebooker lain yang dari luar aceh juga sempat berkomentar yang bernada tidak senang kepada foke ini: akun fb mas'ud idris menulis, " Masalah dunia pendidkan jangan di bedakan dong dari sabang sampai meuroke itu bangsa Indonesia kalau ada yg membedakan itu penghinaan bg dunia pendidikan di Indonesia,,,"

selanjutnya ada yang lebih panas. seorang mahasiswa Aceh bernama safrianto sml menulis dengan geramnya di group "INDONESIA,, HARAPAN ITU MASIH ADA". saya yakin komentarnya ini adalah kumpulan komentar-komentar fb temannya lagi, berikut kutipannya:
-mister Foke, bicara anda perlu dididik. Jangan merendahkan daerah lain demi popularitas anda di Jakarta. Semiskin-miskinnya orang Aceh, ga ada yang tidur dibawah jembatan.
-emas monas tu dari mana mister? -"Di Jakarta ini juga tidak ada siswa yang minta wangsit sama pohon beringin sehari sebelum UN. Siswa disini siap melaksanakan UN," tandasnya
di Aceh juga ga ada yang minta wangsit sama pohon pak, tapi dijakarta, sehari setelah UN, banyak tu siswa2 yang tauran, dan saya yakin itu tidak ada diaceh. #mahasiswaaceh intinya "JAGA MULUTMU" !!

komentar serupa juga ada di page Atjeh-Horizon, dan beberapa page lainnya.
bahkan ada juga yang mendoakan foke tidak terpilih menjadi DKI1 lagi. he he he, yah pantas saja saya kira, ngomong gak mikir mikir sih.

lebih lanjut kebanyakan diantara para fesbuker menuntut foke minta maaf kepada bangsa aceh. salah satu diantara mereka menulis.
Saya mahasiswa Aceh, Dari Aceh meminta kepada teman2 mahasiswa Aceh di JKT mendesak Pak KUMIS ini minta maaf kepada Bangsa Aceh!
Saya juga menghimbau Warga Aceh yang akan memilih di PILGUB DKI, jangan Pilih KUMIS!
Dia telah menghina kita...!!

Film Sejarah Berdirinya Universitas Al Azhar Di Rilis


\Aljazeera telah menerbitkan film mengenai sejarah Al Azhar dalam bahasa Arab. Disamping didukung oleh ilustrasi juga dikuatkan dengan pernyataan para pakar sejarah Mesir.

Film itu sendiri terbagi menjadi empat bagian. Bagian pertama menjelaskan mengenai awal mula berdirinya Al Azhar di masa Fathimiyah hingga perkembangannya di masa Al Ayubiyah dan Mamalik serta Utsmaniyah dan perubahan yang terjadi di dalamnya.

Sedangkan  bagian kedua mengungkap mengenai peran Al Azhar saat penjajahan Perancis terhadap Mesir dan peran Al Azhar di masa itu.

Bagian ke tiga menggambarkan hubungan Al Azhar dengan gerakan reformasi yang digerakkan oleh Muhammad Abduh dan lainya, dan pengaruhnya dalam nuansa politik di Al Azhar.

Dan di bagian ke empat menggambarkan kondiri Al Azhar setelah revolusi tahun 1952 serta usaha penguasa dalam “mempengaruhi” Al Azhar secara politik serta peran Al Azhar di masa Syeikh Syalthut dan Syeikh Thanthawi serta perhatian Al Azhar terhadap masalah Palestina.

4 film tersebut  berjudul “Khauzah waI Imamah” (Khauzah dan Sorban), “Dakhalat Al Khail Al Azhar!” (Kuda Memasuki Al Azhar!), “Ishlahiyun wa At Tsuwar” (Para reformator dan revolusioner) serta “Baina Tsauratain” (Diantara Dua Revolusi) dan semuanya sudah bisa disaksikan di kanal Youtube. (Hidayatullah)

Puisi | Dunia Belum Kiamat


*) oleh : Safar Manaf

Kita temukan diri di antara nisan-nisan kuno,
serakan-serakan info masa lalu,
puing-puing usang termakan cuaca,
dalam berbagai bentuk,
dari segala penjuru mata angin dunia,
menohok keakuan.
Kita seakan ditertawakan masa lalu itu.

Tidak, Tuan. Kami tak hidup di masa lalu, juga tak ingin!
Kami hanya mengintai dari tirai-tirai pongah, selubung sejarah itu,
ingin mencicip sedikit saja semangat zaman tersebut,
namun kami hanya bisa beranjak ke pembaringan
dengan rasa bodoh menjerati leher,
untuk bangun di pagi hari
dengan semangat berbeda dari malam tadi.

Kami anak zaman ini,
dengan ngiang masa lalu memburu gendang telinga,
"PECUNDANG ZAMAN!"
Dan dengannya, kami semangati diri,
mengurai kembali mata-mata rantai yang putus itu.
"Dunia belum kiamat." Geramku pada ngiang masa lalu itu.

Puisi | Puisi Tak Bisa Jadi Pengganti Laparku Ini !


ilustrasi puisi

bilang sana bilang sini,
apa bilang pun tak terbukti,
sementara glang dalam perut terus menyanyi,
dari siang kemaren belum kenak nasi,

hanya ie kupie setia menemani,
dan setumpuk kertas untuk dikerjai,
ah, ganjal pakai mie siap saji,
semoga malam ini bisa cepat ke alam mimpi,

semoga seseorang menunggui,
kan kutemui dia, pasti,
kan ku beri sekuntum melati,
yang baru kupetik dari taman hati,
sudah kusemprot dengan wewangi itali,

karena buatan prancis mahal sekali, tak terbeli,
wah, capek menghibur hati dengan menulis puisi,
ternyata glang di perut tak juga mau mengerti,
maunya nasi, dari minggu lalu, kemarin pagi, tadi siang, sampai kini,
baiklah, aku pergi.

(Sarang Sniper; Jum'at-060511; 2018WAWP*)
*Waktu Acheh Wilayah Pasee.

HT Perbolehkan Minuman Keras Beredar Ketika Khilafah Tegak ?

dakwah HT untuk menegakkan khilafah selama ini mulai meluas, apalagi mengusung penerapan syariat Islam, tentu saja ini harapan kita bukan? :)

tentu perjuangan untuk menegakkan syariat Islam ini bukan hanya HT yang mengusung, banyak harakah-harakah yang ingin penerapan syariat Islam, tentu metodanya berbeda-beda. berbeda pendapat lumrah bukan?

karena admin tertarik dengan HT,siapa yang tidak tertarik pada Harakah yang sering menghiasi media dengan jargon "syariah dan khilafahnya", tentu saja ada yang tertarik pada hal positif HT,dan ada juga yang tertarik karena bingung dengan hal "negatif" dari HT.

 maka admin ikhwanesia mencoba membuka web HTI tepatnya di link ini.
yap, inilah screenshotnya
untuk lebih jelasnya, berikut saya sadur kutipannya:

Dalam sesi tanya jawab, Ustadz Ismail Yusanto menjelaskan jawabannya mengenai kekhawatiran umat Kristiani mengenai penerapan syariat Islam yang digagas HTI. Beberapa waktu yang lalu, ada dua wartawan majalah Kristen yang mewawancarai beliau. Mereka merasa menjadi representasi umat Kristiani yang khawatir terhadap gerak organisasi HTI. Kekhawatiran mereka ada lima. Pertama, umat Kristiani akan dipaksa masuk Islam. Dijawab tidak ada paksaan. Kedua, mereka akan dilarang minum minuman keras. Dijawab, kalau menurut agama anda (Kristen) memang diperbolehkan, maka silakan saja (tidak dilarang). Ketiga, tidak boleh makan babi. Dijawab kalau menurut agama Kristen memang boleh, maka silakan. Keempat, wanita Kristen akan dipaksa memakai jilbab. Dijawab, yang wajib memakai jilbab hanya wanita muslimah saja. Kelima, gereja-gereka akan dihancurkan. Dijawab, tidak. Bahkan dalam kondisi perang pun, gereja tidak boleh menjadi target untuk dihancurkan. Ustadz Ismail pun balik bertanya “Ada lagi yang dikhawatirkan?” Mereka bingung dan berpikir agak lama. Kemudian mereka bertanya lagi, apakah laki-laki Kristen akan dipaksa khitan. Dijawab, tidak dipaksa. Tapi kalau menurut dokter, khitan itu menyehatkan. Dua wartawan Kristen yang pada awalnya berwajah cemas itu pun akhirnya tersenyum-senyum. Ternyata, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari penerapan syariat Islam.

ya, anda bisa melihat bahwa minuman keras tidak dilarang. bagaimana kalau yang jualnya adalah orang kristen? tentu tidak ada yang melarang kan? dengan kontrol masyarakat dan berbagai pelanggaran yang terjadi, bagaimana ya solusi yang bagusnya?

semoga pertanyaan saya "HT Perbolehkan Minuman Keras Beredar Ketika Khilafah Tegak ?" tidak benar. tentu saja saya tidak salah jika bertanya ini di blog pribadi saya, memang blog salah satu media curhat kan?yah semoga bermanfaat.

Nah, setelah membaca artikel di atas, bagaimana pendapat anda?? silahkan di komen.. ^_^

Inilah Bukit Buatan Antisipasi Gempa dan Tsunami di Indonesia


Salah satu gempa besar yang dikhawatirkan merusak adalah gempa Mentawai. Besaran gempa diperkirakan mencapai 8,9 Skala Richter dan berpotensi menimbulkan tsunami. Area paling terancam antara lain Pagai, Mentawai, Sipora, dan Kota Padang.


Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, potensi bahaya gempa dan tsunami yang berpusat di Mentawai itu harus diwaspadai. Sejumlah analisis memperkirakan tingkat bahaya yang bisa ditimbulkan.

"Dalam waktu 20-30 menit, tsunami akan mencapai Kota Padang. Ketinggian gelombang tsunami 6-10 meter dan mencapai jarak 5 km," ungkap Sutopo dalam konferensi pers di gedung BNPB, Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2012).

Sebagai antisipasi gempa dan tsunami yang belum bisa diperkirakan waktu kejadiannya itu, Badan Nasional Penanggulan Bencana bekerja sama dengan lembaga di dalam dan luar negeri mengembangkan strategi untuk meminimalisasi resiko bencana.

Sutopo mengatakan, ada 1,3 juta jiwa yang hidup di tepi pantai Sumatera Barat. Sejumlah warga harus menuju tempat lebih tinggi selama 40 menit. Sementara tsunami datang dalam waktu 20-30 menit, waktu mengungsi tak mencukupi.

Sebagai solusinya, direncanakan pembangunan shelter vertikal. Tujuannya adalah menjadi tempat penampungan sejumlah warga agar terhindar dari dampak tsunami. Pembangunan shelter direncanakan pada tahun 2013-2014.

"Padang perlu 300-500 shelter. Saat ini baru ada 7. Semua bangunan shelter ini harus tahan gempa," ungkap Sutopo.

Untuk mendukung shelter, direncanakan juga pembangunan bukit buatan yang mampu menampung 30.000 - 75.000 penduduk saat tsunami terjadi. Bukit berukuran 100 x 130 meter. "Sudah ada 11 lokasi potensial untuk bukit buatan di Padang," papar Sutopo.

Shelter dan bukit buatan juga akan dibangun di Bandara Tabing. Namun, pembangunannya masih akan dikaji untuk mengetahui dampak pembangunan pada aktivitas penerbangan di bandara setempat.

Untuk memenuhi kebutuhan shelter, diharapkan masyarakat juga ikut berpartisipasi. salah satu bentuknya adalah pembangunan shelter mandiri. Saat ini, salah satu shelter mandiri adalah Masjid Al Muhajirin di Pasir Putih Padang.

Shelter dalam bentuk tempat ibadah adalah salah satu yang efektif. Di Mentawai, di mana kebanyakan penduduk adalah Kristiani, shelter mandiri bisa berupa gereja.

Selain shelter dan bukit buatan, direncanakan juga pemenuhan kebutuhan 1000 sirene, 553 Digital Video Broadcast, 200 seismometer, dan lainnya. BNPB juga berencana untuk mengedukasi masyarakat menyelamatkan diri saat gempa dan tsunami.

"Pemerintah menyediakan Rp 3-5 triliun untuk pembangunan, sistem peringatan dini, dan kebutuhan lainnya," kata Sutopo.                              

Inilah Biografi Singkat Muzakkir Manaf


foto muzakkir manaf dengan adat aceh
Namanya Muzakir Manaf, tapi orang Aceh biasa menyapa lelaki ini dengan sebutan Mualem. Pada masa perang Aceh, gelar Mualem disematkan kepada seseorang yang memiliki pengetahuan tinggi tentang ilmu kemiliteran, yang memiliki kemampuan untuk melatih pasukannya.

Di masa damai sekarang, orang Aceh masih juga menyebut Muzakir Manaf sebagai Mualem. Tentu saja, nuansanya tak lagi dikaitkan dengan soal militer, tapi sebagai sapaan kehormatan, tak hanya bagi mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tapi juga oleh seluruh masyarakat Aceh lainnya.

Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Aceh 2012, Partai Aceh—sebagai partai terbesar di Aceh—mengusung Muzakir Manaf sebagai calon wakil gubernur Aceh 2012-2017, bersama dr. Zaini Abdullah, mantan Mentri Luar Negeri GAM yang diusung Partai Aceh sebagai Calon Gubernur Aceh. Muzakir Manaf sendiri juga pernah menjabat sebagai Panglima GAM, menggantikan Abdullah Syafie yang wafat pada 22 Januari 2002.

Usai Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki ditandangani pada 15 Agustus 2005, sayap militer GAM dibubarkan, dan kemudian dibentuk KPA (Komite Peralihan Aceh) sebagai wadah transisi mantan kombatan GAM ke masyarakat sipil biasa. Sejak pertamakali dibentuk pada 2005 hingga sekarang, Mualem menjabat sebagai Ketua KPA.  Sekaligus juga Ketua Umum Partai Aceh, sejak 2007 hingga sekarang.
Meski saat ini telah terjun langsung dalam dunia politik, namun tidak seperti kebanyakan politisi lainnya, Mualem dikenal sebagai sosok yang tak banyak bicara. “Saya tidak ingin membuat masyarakat Aceh bingung, jadi bicara yang pasti-pasti saja,” katanya pada suatu kesempatan.

Mualem lahir di Seuneudon, Aceh Utara pada 1964. Ia sudah terlibat dalam perjuangan Aceh bersama GAM sejak usia muda. Sejak 1986 hingga 1989, bersama beberapa pemuda Aceh pilihan lainnya, Mualem dikirim ke Libya untuk mengikuti pendidikan militer di Camp Tajura. Di sana, ia juga pernah dipercayakan menjadi pengawal Muammar Qadafi.

Ketika kembali ke Aceh, sama seperti kombatan GAM lainnya, Mualem bergeriliya dari satu hutan ke hutan lainnya. Keberadannya begitu sulit dideteksi oleh aparat keamanan. Kala itu, aparat keamaan pernah beberapakali mengumumkan bahwa Muzakir Manaf telah tewas, namun nyatanya Mualem kemudian muncul di tempat lain dalam kondisi sehat wal afiat.

Kini perjuangan bersenjata GAM telah usai. Tapi perjuangan politik untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat Aceh masih terus dilakukan, lewat Partai Aceh. Mualem mengajak masyarakat untuk ikut bersama-sama dalam barisan perjuangan tersebut. “Mari semua bersama kami, Partai Aceh tak membeda-bedakan suku bangsa,” kata Muzakir Manaf.

Riwayat singkat

Nama: Muzakir Manaf
Tempat ,Tanggal Lahir: Seuneudon, 1964
Alamat Tempat Tinggal: Banda Aceh
Agama: Islam
Status Perkawinan: Sudah Kawin
Riwayat Pendidikan
-    SDN Seuneudon Kabupaten Aceh Utara
-    SMP Negeri Idi Kabupaten Aceh Timur
-    SMA Negeri Panton Labu Kabupaten Aceh Utara
-    Pelatihan Militer di Camp Tajura, Libya 1986-1989
Riwayat Organisasi
-    Anggota Pasukan GAM
-    Panglima Gerakan Aceh Merdeka 2002-2005
-    Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) 2005-sekarang
-    Ketua Umum Partai Aceh (PA) 2007-sekarang