Showing posts with label Pemilu. Show all posts
Showing posts with label Pemilu. Show all posts

Jokowi Tertangkap Kamera Main Game Lawan Prabowo

Jokowi Tertangkap Kamera Main Game Lawan Prabowo

setelah sebelumnya beredar foto Jokowi bermain game clash of clans, sekarang kembali tersebar foto jokowi sedang bermain game di tabletnya. dan yang lebih menghebohkan adalah ternyata game yang dimainkan merupakan game "Prabowo vs Jokowi", yaitu game tentang dirinya melawan kompetitornya saat pemilu presiden 2014 lalu yaitu Prabowo Subianto.

Jokowi Tertangkap Kamera Main Game Lawan Prabowo

Dalam foto itu, mantan Walikota Solo ini menggenakan baju putih dan jari-jarinya sibuk menyentuh iPad bermain "Prabowo vs Jokowi". Terlihat beberapa orang duduk di sofa lain dengan tersenyum. Namun pandangan Jokowi tetap pada Tablet yang dipegang bermain game asal Aceh itu.

game ini benar-benar mengasah kemampuan otak dalam mengingat gambar dalam berbagai level. ata yang 6x6 yang merupakan gambar yang paling banyak. anda dituntut untuk menyelesaikan semua gambar dalam waktu paling cepat.

Namun, ini adalah sebuah joke. gambar ini sengaja di edit hehe, sebuah joke dikalangan internet marketer dalam menyebarkan aplikasinya. tertarik bermain game "Prabowo vs Jokowi" ini? langsung saja install dari play store. #whysoserious? :D

download Jokowi Tertangkap Kamera Main Game Lawan Prabowo,

Jokowi Minta Relawan Beberkan Kekurangan Prabowo-Hatta

Jokowi Minta Relawan Beberkan Kekurangan Prabowo-Hatta
Calon presiden Joko Widodo meminta seluruh relawan bekerja aktif jelang pemilihan presiden pada 9 Juli mendatang. Jokowi meminta relawan untuk door to door sambil bicarakan kelebih-kelebihan dirinya dan kelemahan lawannya.

"Ceritakan kepada mereka kelebihan kita dan kekurangan lawan," ujar Jokowi di Hotel Mercure, Banjarmasin, Minggu (25/5).

Jokowi mengakui Jokowi-JK selalu unggul dalam banyaknya survei. Namun, Jokowi meminta agar simpatisan dan relawan tidak gampang puas dengan adanya survei tersebut. Untuk itu, Jokowi meminta relawan dan kader bekerja keras untuk mengenalkan pasangan Jokowi-JK dan menyangkal kampanye hitam yang ada.

Mantan wali kota Solo ini menginstruksikan kepada kader untuk bekerja sama dengan relawan. Kerja sama tersebut harus dijalin hingga pemilihan presiden mendatang.

"Harus bekerja sama sampai pemilihan 9 Juli nanti," pungkas dia.

Ini Jadwal Debat Capres dan Cawapres di Televisi


Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan televisi pemerintah dan swasta untuk menggelar debat calon presiden dan wakil presiden peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Debat akan dilakukan sebanyak lima kali selama masa kampanye pilpres, yang terdiri dari dua kali debat capres, dua kali debat cawapres, dan satu kali debat pasangan capres dan cawapres.

Berikut ini adalah jadwal penyelenggaraan debat capres berdasarkan keputusan KPU dan hasil undian.

8 Juni 2014, debat capres diselenggarakan dan ditayangkan oleh SCTV.

15 Juni 2014, debat cawapres diselenggarakan dan ditayangkan oleh Metro TV.

22 Juni 2014, debat capres diselenggarakan dan ditayangkan oleh TV One.

29 Juni 2014, debat cawapres diselenggarakan dan ditayangkan oleh RCTI.

5 Juli 2014, debat pasangan capres-cawapres diselenggarakan dan ditayangkan Kompas TV dan TVRI.

Debat pasangan capres dan cawapres yang terakhir juga akan digelar sekaligus penutupan masa kampanye pilpres.

Meski KPU memberikan kesempatan kepada setiap televisi nasional untuk melakukan siaran langsung sesuai jadwal, stasiun televisi tersebut tetap harus berbagi siaran tersebut untuk dapat ditayangkan di stasiun televisi lainnya.

"Dalam upaya menyebarkan informasi yang lebih luas soal capres dan cawapres," ujar Komisioner KPU Sigit Pamungkas di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (24/5/2014).

*sumber: KOMPAS

Heboh! Ada Capres yang Nyuruh Wanita Jadi Imam Shalat

Heboh! Ada Capres yang Nyuruh Wanita Jadi Imam Shalat

Ipang Wahid membuat heboh jagat Twitter, Sabtu (17/5). Putra sulung tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Shalahuddin Wahid itu mengabarkan ada capres yang minta Yenny Wahid menjadi imam shalat saat sang capres datang ke kantor PBNU.

“Konon ada capres main ke PBNU. Pas solat, ia diminta jd imam. Tapi dia nolak & malah minta Yenny jd imam. "Kan Yenny anak kyai", katanya :D” kata Ipang di akun twitternya, @ipangwahid.

Sontak, tweet itu segera memancing banyak mention yang sebagiannya menanyakan siapa capres tersebut.

“@ipangwahid imam syafi'i jd panutan islam asia tenggara yg melarang wanita jd imam pria dlm solat. Siapa capres itu?” tanya Rahman Raden.

“@ipangwahid Inisialnya dooong mas... :))” tambah Rully.

Ada pula pengguna Twitter yang langsung mengomentari capres tersebut. “@ipangwahid haha..haha..mngkin blom hfal alfatihah kali tuh..!!” kata Nafrizal.

Ipang Wahid sendiri sampai saat ini tidak memberitahukan siapa Capres yang dimaksud. Namun, jika benar ada capres yang demikian, sungguh ini menjadi tamparan bagi bangsa Indonesia yang mayoritasnya muslim, tetapi capresnya yang ber-KTP Islam tidak mengetahui bahwa wanita tidak diperbolehkan menjadi imam shalat bagi laki-laki. [IK/bersamadakwah]

Konon ada capres main ke PBNU. Pas solat, ia diminta jd imam. Tapi dia nolak & malah minta Yenny jd imam. "Kan Yenny anak kyai", katanya :D
— ipang wahid (@ipangwahid) May 17, 2014

Ternyata Ratusan Ribu Follower Jokowi Palsu

Jika dikalkulasi dari total 'follower' Jokowi, terdapat sekitar 330.204 akun follower yang mengikuti @joko_wido2 ternyata diduga bodong. Sementara, 172.280 sisanya tidak aktif.

Socialbakers menjelaskan tentang tiga kriteria yang digunakan untuk mengukur kadar keaslian follower di akun twitter tersebut. Untuk status empty dipadankan dengan status palsu. Umumnya, dengan status 'empty', akun tersebut memiliki rasio 50:1. Mereka mem-follow kurang dari 50 akun, sementara di-follow oleh 1 akun. Sebanyak 90 persen tweet dari akun tersebut merupakan retweet dan umumnya link dari situs lain.

Untuk akun yang berstatus 'inactive' alias tidak aktif, Socialbakers menjelaskan, akun tersebut hanya memiliki kurang dari tiga kicauan (tweet). Selain itu, tweet terakhir akun tersebut sudah 90 hari sejak disurvei.

Calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo diduga menggunakan ratusan ribu follower palsu. Pada akun twitter resmi miliknya yang beralamat di @jokowi_do2, tertera ada 1.435.673 'jamaah' Jokowi.
Berdasarkan pencarian yang dilakukan lewat laman verifikasi media sosial, yakni socialbakers.com, terlihat jika hanya 65 persen follower @jokowi_do2 yang benar-benar terverifikasi. Mereka mendapatkan status 'good' dari laman tersebut. Artinya, mayoritas akun tersebut sudah dilegitimasi sebagai follower asli.
Hanya, sisa dari follower mantan wali kota Solo itu ternyata berstatus 'suspicious or empty' (23 persen) dan 'inactive' (12 persen).

Bocoran Strategi Baru Jasmev Tersebar di Sosmed


Jasmev yang selama ini menjadi sorotan, yang di cap sebagai pasukan nasi bungkus dan pulsa. mereka dikenal pasukan di dunia maya untuk membuat opini positif untuk jokowi. redaksi ikhwanesia.com pun mendapat kiriman dari sahabat facebook. apakah bocoran ini benar? semoga pemimpin indonesia kedepan orang yang benar-benar baik dan peduli, bukan yang berdasar pencitraan saja.

----
Merasa akhir-akhir ini kebobrokannya sering terungkap, Koordinator Jasmev Kartika Djoemadi, menginstruksikan kepada seluruh kacung-kacungnya (Pasukan Nasi Bungkus dan Pengemis Pulsa) untuk merubah strategi mereka.

Melalui intelejen yang kami susupkan, kami mendapat bocoran instruksi yang disebarkan oleh Kartika Doemadi kepada Pasukan Nasi Bungkusnya. Berikut isinya:

INSTRUKSI KORDINATOR JASMEV

1 : MENGINGAT SEMAKIN BESARNYA ORANG2 ISLAM YANG TIDAK MAU MENYADARI KEBAIKAN DAN KEBENARAN CALON PRESIDEN KITA BAPAK CAPRES JOKOWI .DENGAN INI DI INSTUKSIKAN KEPADA SIMPATISAN /RELAWAN / MILITAN SUKARELAWAN PEMENANGAN BAPAK JOKOWI UNTUK MEROBAH METODE CAEA PEMENANGAN CAPRES KITABAPAK JOKOWI

2 : DISARANKAN KEPADA SELURUH RELAWAN MEMAKAI /MEROBAH IDENTITAS MEREKA MENJADI CIRI2 MUSLIM SEJATI

3 : MEROBAH POLA AGRUMEN MENJADI SANTUN

:4 : BERBUAT SEBAGAI SEORANG MUSLIM SEJATI DENGAN TETAP MENGANJURKAN HANYA JOKOWI CAPRES TERBAIK....

5 : HAPUS SELURUH LAMBANG PDI DAN LOGO2 RELAWAN JOKOWI DARI PROFIL ANDA SEMUA

6 :HAPUS ATAU SEMBUNYIKAN FOTO2 YESUS DAN BIBLE UNTUK SEMENTARA DARI ARSIP2 KRONOLOGI ANDA SEMUA

7 : TERIMAKASIH DAN SEMOGA TETAP SUKSES SELALU PAHLAWAN2 INDONESIA HEBAT INDONESIA BARU BERSAMA JOKOWI TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA TETAP DALAM IMAN.

---
kalau berita ini benar, sungguh licik cara mereka, membuat karakter-karakter muslim palsu untuk kepentingan sesaat, naudzubillah

Tak Ada Yang Mau Koalisi, Prabowo Gagal Nyapres?

Prabowo Subianto terancam tak bisa berlaga dalam pemilihan presiden pada 9 Juli nanti.
Musababnya, tak ada partai politik yang mau berkoalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), partai pengusung mantan Komandan Jenderal Kopassus TNI Angkatan darat itu.

“Kejadian pada Pemilu 2009 akan menimpa Prabowo lagi,” kata Nico Harjanto, Ketua Yayasan Populi Centre, kepada Tempo pada Jumat, 25 April 2014.

Ia menjelaskan, kala itu Prabowo sebenarnya ingin menjadi calon presiden.
Ambisi ini terhalang fakta politik tak ada partai lain yang mau menyokong dia.

Lalu, mengapa Prabowo bisa dijauhi partai lain? Nico punya penjelasan. Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) periode 2013-2016 ini menduga itu lantaran gaya komunikasi politik Prabowo yang terkesan intimidatif. “Main klaim dan lain-lain,” ucapnya. Prabowo juga memiliki patokan tinggi yang tak bisa ditawar. Hal itu membuat calon kawan koalisi menjadi tak nyaman.
Sejauh ini, Gerindra, yang menangguk 11 persen dalam pemilu legislatif lalu, baru menjalin kerja sama dengan Partai Persatuan Pembangunan yang didorong oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Belum sepekan usia kesepakatan, koalisi dibatalkan karena ditentang pengurus PPP lain.
Lewat Musyawarah Kerja Nasional PPP pada Rabu-Kamis lalu, koalisi dengan Gerindra dianggap tak ada. “Urusan dengan Gerindra biar menjadi urusan pribadi SDA (singkatan nama Suryadharma Ali),” kata Sekjen PPP Romahurmuziy

BEM Unsyiah Menuntut Konsistensi Aleg


Pemilihan Umum Legislatif telah berlangsung 9 April 2014 lalu. Namun sangat disayangkan demokrasi di Aceh belumlah berjalan dengan baik. Berbagai praktik kecurangan dalam Pemilu masih banyak kita temukan. Penggelembungan suara, intimidasi, money politic, penyalahgunaan A5, bahkan kecurangan yang dilakukan oleh KPPS sendiri, adalah segelintir masalah yang terekspose ke permukaan publik.

Permasalahan-permasalahan ini haruslah segera dituntaskan. Ikhwan Reza, Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan BEM Unsyiah 2014, mengatakan, “Para pelaku praktik kecurangan yang terjadi harus segera ditindak lanjuti oleh pihak terkait, bahkan jika terbukti para peserta pemilu yang melakukan, panwaslu jangan takut atau ragu untuk mendiskualifikasi. Karena belum terpilih saja sudah berani menipu rakyat, apalagi ketika sudah terpilih, bisa lebih dari sekedar menipu”.

Terlebih, kepada para panitia penyelenggara Pemilu, KIP harus transparan dalam mengabarkan hasil penghitungan sementara kepada publik. Selama ini, beberapa KIP Kabupaten/Kota maupun tingkat Aceh terkesan menutu-nutupi proses penghitungan suara, sehingga menimbulkan kecurigaan masyarakat akan kredibilitas kinerja KIP.

Selain itu, Muhammad Chaldun, Presiden Mahasiswa Unsyiah mengajak semua pihak yang terlibat dalam Pemilu, terutama Anggota-anggota Legislatif terpilih, agar bersama-sama menjaga perdamaian di Bumi Serambi Mekah, bagaimanapun hasil Pemilu nantinya. “Jangan sampai karena pemilu malah membuat Aceh semakin carut marut, mari bersama membangun Aceh. Dan juga BEM Unsyiah menuntut agar para aleg terpilih dapat menunaikan janjinya, dan serius menjalankan tugasnya untuk Aceh yang lebih baik 5 tahun kedepan. Komitmen serta janji selama masa kampanye harus direalisasikan, kami menuntut itu,” tutup Chaldun.

PDIP: Koalisi Partai Islam Hanya Bagi Kekuasaan

Intelektual muda PDI Perjuangan Fahmi Habcy menilai, pembentukan Koalisi Indonesia Raya hanya untuk meningkatkan posisi tawar juga bagi-bagi kursi menteri dalam pemerintahan mendatang. Koalisi tersebut menurut Fahmi bukan untuk menampung aspirasi parai Islam.

"Koalisi ini bukan upaya menjaga kepentingan kelompok Islam, tetapi hanya akal-akalan Amien Rais untuk meningkatkan posisi tawar," katanya di Depok, Jumat.

Pembentukkan Koalisi Indonesia Raya merupakan gagasan dari Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Dalam koalisi itu, partai Islam sepakat mengambil peluang berkoalisi, dengan terlebih dulu bersama-sama membicarakan hal tersebut dit ataran internal masing-masing.

Fahmi mengatakan, umat Islam ini 85 persen pemegang saham Indonesia. Jadi menyelamatkan dan memperbaiki kesejahteraan Indonesia berarti memperbaiki kesejahteraan umat Islam di Indonesia tentunya juga umat beragama yang lain.

"Siapa yang terlibat menyusahkan rakyat Indonesia, tentunya menyusahkan umat Islam juga," kata pengarang sajak "Aku Iso Opo".

Fahmi menegaskan, tanpa harus sesumbar bahwa dalam pilpres ini diperlukan koalisi parpol untuk menjaga kepentingan umat Islam. Menurut dia, jika pertemuan itu tujuannya menurunkan harga daging sapi yang melambung, menurunkan nilai tukar dolar dan harga bahan pokok mencekik, melindungi petani dari derasnya impor pangan, menyelamatkan TKI kita, itu akan disambut publik.

"Sayangnya Pak Amien Rais tidak mengundang kadernya yang menjadi Menko Perekonomian Hatta Radjasa untuk segera memperbaiki masalah ekonomi itu semua," ucapnya.

Sumber:Antara

Menanggapi Tulisan "Harusnya PKS Tidak Seperti Itu"


Penulis: Dian Setyawati (Mahasiswi FISIP UI)

Seorang adik kelas meminta pendapat saya tentang sebuah tulisan yang sudah banyak beredar dipublik. Yang menurut saya tulisan ini adalah cacat karena tidak ilmiah:

http://m.kompasiana.com/post/read/647710/1/harusnya-pks-tidak-seperti-itu-.html

Berikut tanggapan saya terkait tulisan Mas Fahrizal Aziz tersebut:

Saya sendiri tidak menyepakati gagasan utama yang dibawa bahwa setiap parpol tidak perlu saling serang parpol lain. Lebih khusus di singgung bahwa PKS menjatuhkan nama baik PDIP.

1. Tulisan Mas Fahrizal sebenarnya cukup di bahas dengan satu teori saja. Yang menurut saya ini sudah sering dibahas oleh para pengamat di TV. Yakni tentang black campaign dan negative campaign.

Black campaign adalah kampanye yang dilakukan untuk menyerang lawannya dengan meniupkan isu bohong, menghina dengan gagasan irasional tanpa data, fitnah, dan adu domba.

Sedangkan Negative campaign adalah kampanye menyerang lawan dengan mengemukakan aspek negatif/kegagalan dari lawan.

Dan para pengamat bersepakat bahwa hal-hal terkait negative campaign memang justru harus diperbanyak sebagai fungsi controlling aktor-aktor politik.

Saya binggung kenapa Mas Fahrizal begitu jengah dengan kerja-kerja Kader PKS yang menyebar luaskan grafik korupsi (berbasis data loh) dan jengah terhadap kultwit Fahri Hamzah tentang Megawati (Yang menjual BUMN dg harga murah, Indosat, Tanker VLCC, yang pernah di BC lalu).

Hal-hal itu adalah negative campaign yang berbasis data. Kalau di kelas Mas Efendi Ghazali, beliau selalu koar-koar negative campaign ini harus banyak dilakukan biar pemimpin ingat dosa dan merasa di evaluasi. Publik pun semakin cerdas dan kritis.

2. Mas Fahrizal bilang, "Sudahlah sebuah parpol tidak perlu mengkritik parpol lain, cukup yang mengkritik media dan masyarakat saja." Heeei, media kita sekarang berpihak dan masyarakat kita masih belum cerdas.

Dalam politik sah-sah saja. Justru sangat dianjurkan kritik hadir dari lawan politiknya. Biasanya kritik dari lawan politik itu pasti kritik yang memang berkualitas tidak main-main. Makanya ada istilah oposisi.

Kembali ke kampanye, intinya tinggal bagaimana agar kita tidak menggunakan black campaign (memfitnah dan menghina dengan irasional).

Nah, sekarang tagar #TolakPartaiPoligami dan mengkaitkan angka tiga dg salah satu tubuh wanita. Ulah siapa? Kampanye seperti ini yang harus dikritisi.

3. Terkait PKS yang mempublikasikan prestasinya sebagai partai dengan v korupsi rendah. Menurut saya ini sah-sah saja. Kenapa menurut Mas Fahrizal ga boleh? Mas Fahrizal ini sepertinya ga belajar politik.

Dalam politik, aktor-aktor politik memang harus melakukan komunikasi politik. Mereka harus mengkomunikasikan kebijakan yang mereka ambil dan prestasi mereka.

Kesimpulan:
Opini Mas Fahrizal Aziz ini ga pakai landasan teori, ga ada pakemnya, jadi gagal dalam menangkap dan menyimpulkan fenomena yang ada.

Apakah parpol yang membuat "sakit hati" parpol lain (cie PDIP sakit hati), lantas dengan mudah menuduh parpol itu (PKS) melakukan politik yang tidak etis, padahal berbasis data. Makanya penting untuk tiap kita menggunakan landasan teori.

Sumber: Istimewa

PKS Bakal Oposisi Jika Konsep Koalisi Tidak Jelas


Wakil Sekretaris Jendral PKS, Fahri Hamzah mengusulkan kepada Partainya untuk mengambil keputusan sebagai Oposisi dalam lima tahun ke depan jika tidak ada partai lain yang sanggup menjamin adanya konsep koalisi yang jelas.

Fahri Hamzah menilai koalisi Pemerintahan selama ini tidak efektif karena tidak adanya konsep yang jelas sehingga Pemerintahan berjalan tidak efektif. Hal ini diungkapkan Fahri Hamzah dalam akun Twitter pribadinya. Berikut Kicauaun Fahri Hamzah selengkapnya:

Twit @Fahrihamzah
(16/4/2014)

Aku baru lihat para pendiri ICW ikut gabung ke jokowi...selamat ya...

Koalisi ICW + PDIP sangat ideal...

Semakin banyak korupsi makin bagus...haha...#carinafkah

Jika partai kita berlumuran korupsi maka kita perlu LSM untuk mencuci bersih...#carinafkah

Memori publik dapat kita cuci dengan detergent baru bernama LSM...#carinafkah

Tapi deterjen modern berubah jadi benalu...#carinafkah

Kemunafikan membuat kita muak...#carinafkah

Saya mau twit soal #OposisiAja. Ini adalah pandangan pribadi saya tentang keadaan.

Saya tahu manusia tidak sempurna, dan kita sebagai partai atau LSM sama2 tidak sempurna. #OposisiAja

Manusia itu pada dasarnya sama saja, tidak ada yang luput dari salah. #OposisiAja

Bagi saya, salah tidak masalah yang saya sulit terima adalah kemunafikan. #OposisiAja

Maka, saya sangat alergi dengan sandiwara Orang2 berpura-pura dan memakai topeng serba sempurna. #OposisiAja

Kata orang kepada saya, "Anda bukan politisi, Anda terlalu kaku dan tidak biasa pura-pura".

Saya, memang sulit melihat yang salah lalu harus memujinya. Atau sebaliknya.

Maka, itulah sebabnya saya lebih cocok jadi oposisi. Saya melihat sandiwara #TipuRakyat capek juga. #OposisiAja

Seolah kita mesti terima. Dan akal sehat kita harus ditekuk menerima kebohongan. #OposisiAja

Pada tingkat publik, saya selalu ingatkan kegagalan koalisi. Karena memang selalu gagal. #OposisiAja

Aku tahu kenapa koalisi gagal. Dan aku mencoba memberitahu. Jangan rakyat jadi korban. #OposisiAja

Ada lubang di depan, aku ingatkan. Hati2 jangan ke jeblok lagi. Jangan keasyikan pesta pertemuan. #OposisiAja

Jika koalisi kalian bangun dengan cara ini apa bisa hasilnya baik? Apa ini bukan kayak perkawinan artis? #OposisiAja

Waktu kawin satu negara diundang dan semua TV menyiarkan. Tapi ternyata umurnya hanya sebulan. #OposisiAja

KASIAN rakyat. Sandiwara koalisi ini tidak substantif dan membuat kita jadi tidak cerdas.#OposisiAja

Saya tahu banyak yang melamar PKS sebab PKS dalam situasi sulit pun memiliki mesin handal. #OposisiAja

Alhamdulillah, pimpinan PKS menjamu tamu, dengan pertanyaan standar, "apa jaminan koalisi sukses?" #OposisiAja

Siapa yang memberi jaminan tidak ada perpecahan dan kabinet gagal di tengah jalan? #OposisiAja

Apa konsep saudara agar kita jalan bersama melayani rakyat hingga cita2 bersama jadi nyata? #OposisiAja

Semoga ada yang bisa menjawab terang tentang bagaimana mewujudkan mimpi indonesia.  #OposisiAja

Jika tak ada, aku usul #OposisiAja.

"Kampanye” di Lembar UN dinilai Keterlaluan

Beredarnya gambar soal Ujian Nasional (UN) 2014 pelajaran Bahasa Indonesia yang salah satu soalnya mengesankan bentuk kampanye calon presiden (Capres) Joko Widodo atau Jokowi dinilai keterlaluan.

Aktifis perempuan, Ratna Sarumpaet menilai kampanye terselubung dan intervensi itu bisa dibuat oleh dua kemungkinan. Kemungikan pertama, jelas dia, ini adalah intervensi asing. Karena seperti diketahui Ujian Nasional (UN) adalah proyek yang digagas dan dibiayai oleh asing atau World Bank.

Kemungkinan kedua, menurut Ratna, hal itu merupakan intervensi rezim Susilo B Yudoyono (SBY) sebagai black-campaign. Namun Ratna mengaku lebih cenderung pada alasan pertama pengaruh asing, juga karena dua alasan.

“Asing mengkonsep sekitar 70 Undang-undang perekonomian kita dan dengan bodohnya DPR dan Pemerintah mensahkannya. Dengan cara itulah mereka bisa menguasai SDA kita,” kata Ratna dalam keterangan tertulisnya kepada hidayatullah.com, Senin (14/04/2014).

Ditegaskan Ratna, asing tentu saja tidak akan sukarela melepas dominasinya atas politik ekonomi kita dan akan melakukan apa pun untuk memenangkan Capres yang mereka harap bisa jadi bonekanya.

Alasan kedua, jelas Ratna, biaya blusukan dan kampanye Jokowi digarap dan dibiayai oleh James Riyadi.

“Konglomerat hitam ini punya hubungan sangat dekat dengan Bill Clinton dan Isterinya dan makelar-makelar di USA,” tukasnya.

Apapun dalih yang dilontarkan, jika benar kampanye Jokowi melalui soal ujian sekolah ini sangatlah keterlaluan, demikian ditegaskan tokoh vokal ini yang kerap mengingatkan bahaya dominasi asing dan menuntut segera digelar SI MPRS 2014.

“Silahkan berkampanye securang-curangnya tapi jangan memanipulasi pendidikan dan generasi muda,” tandas Ratna Sarumpaet

Sebelumnya, salah satu Capres disebut-sebut melakukan kampanye terselubung melalui soal Ujian Nasional tingkat SLTA. Pada soal Bahasa Indonesia, Senin 14 April 2014, diketemukan soal dimana ada nama Joko Widodo.

Soal ujian Bahasa Indonesia ini dinilai sebagai kampanye terselubung, karena memasuki ranah pendidikan yang seharusnya terbebas dari hingar bingar politik. Aksi terselubung tersebut sontak saja mendapat kecaman di dunia maya.
[hidayatullah]

Jokowi Temui Diplomat AS dan Vatikan

Usai bertemu dengan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad, calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan tertutup di rumah bernomor G73 di Jalan Sircon, Permata Hijau, Jakarta Selatan. Ia datang bersama sejumlah elit PDIP termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut informasi yang dihimpun, rumah tersebut adalah milik pengusaha Jacob Soetojo yang sedang menggelar acara keluarga.

"Ini rumah Jacob Soetojo. Ada acara keluarga dan tertutup," kata seorang penjaga rumah saat dikonfirmasi, Senin (14/4) malam.

Meski begitu, berdasarkan pantauan JPNN di lapangan, sebagian besar tamu yang hadir datang menggunakan mobil dengan plat korps diplomatik negara asing. Di antaranya dua mobil berplat CD 12 milik kedutaan besar Amerika Serikat, dua mobil berplat CD 18 (Myanmar), sebuah mobil berplat CD 42 (Meksiko) dan satu mobil berplat CD 15 (Tahta Suci Vatikan).

Plt Kepala Biro Daerah dan Hubungan Luar Negeri Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono yang ikut bersama rombongan Jokowi mengatakan, acara kali ini adalah acara ramah tamah dengan Duta Besar Amerika Serikat yang baru, Robert O Blake. Sejumlah diplomat dan duta besar negara tetangga juga turut hadir ke tempat ini.

"Lawatan biasa, para diplomat ada, dubes ada, kenalan, ngobrol," kata Heru di lokasi.

Heru juga menerangkan, kedatangan Jokowi adalah sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Pak Jokowi sebagai Gubernur dan Bu Mega sebagai undangan saja," terangnya. (dil/jpnn)

Rhoma Irama Jajaki Koalisi Parpol Islam


Pedangdut Rhoma Irama sekaligus kandidat calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa mengaku telah bertemu dengan dua petinggi Parpol Islam untuk membicarakan koalisi.

Kedua petinggi partai yang dimaksud: Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa dan anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Suswono. Mereka bertemu dalam acara Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) 2014, beberapa waktu lalu.

“Pak Ketum (Muhaimin Iskandar) meminta saya mengadakan dialog politik pada beberapa partai. Terutama untuk mengadakan konsolidasi partai Islam. Karena banyak keinginan umat untuk mewujudkan koalisi partai Islam,” kata Rhoma di kediamannya, Senin (14/4/2014).

Rhoma menambahkan, ia juga diutus menemui Ketua Fraksi PKS di DPR RI, Hidayat Nur Wahid soal koalisi. Ia juga akan menjalin komunikasi dengan Partai Persatuan Pembangunan dalam waktu dekat.

Menurut Rhoma, koalisi partai-partai itu penting untuk membuktikan kekuatan Islam di Indonesia. Sebelumnya, banyak pengamat dan pakar politik memprediksi partai-partai Islam susah lolos ambang batas parlemen.

Padahal, lanjutnya, dari kekuatan partai Islam bisa menjadi kuda hitam bila mencalonkan presiden sendiri. “Kurang lebih bisa 30 persen jumlah suara dimiliki partai Islam,” kata Rhoma lagi.

Pentolan Soneta Grup itu beranggapan, ini momen bersatunya partai Islam. “Prioritas koalisi partai Islam. Karena yang tadinya diprediksi tidak mencapai PT, ternyata perkembangan di luar dugaan,” ujarnya.

Rhoma sendiri masih optimistis maju sebagai capres dalam pemilihan presiden mendatang. Terlebih dengan koalisi partai Islam yang sedang dibangunnya.

Menolak Jokowi

Saking optimistisnya, Rhoma akan menolak tegas meski nanti ia dipinang Joko Widodo sebagai cawapres. Ia tak peduli pada posisi PDIP yang dalam Pemilihan Legislatif sedang di atas angin. “Saya setia dengan PKB, sampai detik ini harus tetap setia,” katanya.

Rhoma bahkan memberi saran agar Jokowi tidak terlalu pemilih dalam mencari pasangan. Sebab di matanya, seluruh capres merupakan putra terbaik bangsa yang punya kelebihan dan kelemahan.

Ia sendiri, ditanya soal pendampingnya untuk maju sebagai capres hanya pasrah. Rhoma memilih menyerahkan soal itu pada partai. “Itu domain partai. Sementara nggak pikir ke situ dulu. Saya pikir koalisi partai islam dulu,” ucapnya. [vivanews]

Ini Fakta Salah Satu Tempat PKS Menang Mutlak di Aceh


sebelumnya diberitakan bahwa PKS Menang Mutlak di Gampong Ulee Tutue Raya, Kp Aree, kabupaten pidie. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Muhammad Ar yang dihubungi pukul 18.30 WIB mengatakn, hasil penghitungan sementara sudah selesai adalah untuk DPR RI. Menurut data, suara paling tinggi diraih PKS 127 suara, kedua Nasdem 13 suara, lalu Gerindra 12 suara. Demokrat tujuh suara, PPP enam suara. Selanjutnya Hanura, PBB, Golkar masing-masing empat suara. Sedangkan PDIP dan PKB masing-masing tiga suara.

Belakangan, diperoleh hasil dari salah satu saksi parpol yang menunjukkan dominasi PKS di semua tingkatan pemilihan. Untuk kursi DPRA, PKS meraup 83 suara, disusul PA 32 suara, dan PDA 16 suara. Sementara untuk DPRK, PKS meraup 109 suara, PA 31 suara, dan Nasdem 12 suara.

Seorang akademisi yang bernama Hasan Basri M.Nur menuliskan fakta-fakta ini di akun facebook pribadinya.

Gampong Ulee Tutue Raya, Kp Aree, memang beda dibanding kampung lain di Pidie.
1]. Kampungnya para saudagar, enggan menjadi PNS.
2]. Kampungnya para perantau. Selain menyebar di seluruh Aceh, juga terpencar di beberapa negara, terutama Australia.
3]. Tingkat partisipasi warga dlm shalat jamaah sgt tinggi. Warga terlarang duduk di bale saat azan berkumandang.
4]. Sering mengundang penceramah luar utk menambah wawasan warga.
5]. Memiliki Bale Apanyak, tempat mendiskusikan isu agama, politik & pembangunan.
6]. Solidaritas warga yg tinggi, antara lain jumlah hewan QURBAN bisa mencapai 30 ekor sapi tiap tahun. Membangun meunasah mirip masjid dari uang swadaya.
7]. Kemana pun merantau, kawin tetap di kampung. Duh!
8]. Kini, di kampung ini PKS menang mutlak, padahal di sekelilingnya PA menang merajai.
***Agaknya menarik utk penelitian lbh lanjut.

Fahri: PKS Fokus Perhitungan Suara, Tak Ikut-ikutan Koalisi


JAKARTA -- Usai pemilu legislatif, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan tak akan ikut-ikutan partai lain untuk mencari pasangan koalisi. Menurut Wakil Sekjen PKS, Fahri Hamzah, partainya mendapat pelajaran dari pengalaman sebelumnya yang menemui kegagalan dalam praktik koalisi. "Kami tidak mau ikut-ikutan mencari partner koalisi sebelum jelas konsep koalisinya,” ujar Fahri dalam pernyataannya, Sabtu (12/4). Oleh karena itu, partainya belum menggalang pertemuan dengan partai manapun. ”Saat ini kami masih fokus untuk perhitungan suara saja dan menjaga suara kami tetap utuh,” tambahnya. Dikatakannya, PKS saat ini sedang menyiapkan konsep koalisi yang baik dan benar dan sesuai dengan sistem pemerintahan yang ada. Pentingnya konsep koalisi ini, menurut Fahri, adalah untuk mendapatkan arah yang jelas tentang rencana pembangunan. Koalisi menurutnya harus bisa mensiasati masalah yang secara teoritis akan selalu menghantui pembentukan pemerintahan koalisi yaitu anomali sistem presidensial dan multi partai. PKS sendiri memikirkan dua opsi yaitu memimpin koalisi atau menjadi oposisi sekalian. Langkah ini dilakukan, karena PKS, menurut Fahri, tidak mau menjadi korban lagi. ”Kami selalu dituduh menjadi biang kerok dalam koalisi, padahal kami ini korban dari sistem koalisi yang tidak dipimpin secara baik,” tegasnya. PKS tidak mau lagi menjadi bagian koalisi terutama, kata dia, jika presidennya hanya punya modal ngotot tanpa konsep. ”Membangun pemerintahan itu harus serius dan jangan direduksi dengan pertemuan-pertemuan saja tanpa konsep apalagi dengan modal pencitraan saja."

Sumber : Pks Piyungan

Caleg Stress Mulai Berjatuhan

Salah seorang Caleg DPRD untuk daerah pemilihan (Dapil) Provinsi dari Partai Demokrat berinisial WW mengalami stress karena memperoleh suara yang tidak sesuai dengan harapannya (yang ditargetkan).

Akibat stres yang dialaminya, keluarga membawa WW ke sebuah padepokan di desa Sinarancang Kec. Mundu, Kabupaten Cirebon. Dengan masih menggunakan baju Partai Demokrat WW langsung menjalani pengobatan di Padepokan tersebut. Saat menjalani pengobatan WW hanya bisa menunduk dan sesekali dirinya menangis.

Penyebab utama dirinya stress karena sudah mengeluarkan modal yang cukup besar namun tidak memperoleh suara yang diinginkan. Selain itu, para Caleg juga dalam mencalonkan dirinya tidak siap untuk kalah dan terlalu berambisi dalam pemilihan legislatif tersebut.

Menurut pengasuh padepokan yang mengobati WW mengatakan bahwa para Caleg mengalami defresi tingkatan kedua dan masih bisa disembuhkan dengan cara therapy. “Ya itu sudah defresi tingkatan dua, belum ketiga. Kalau ketiga khan mereka sudah galak. Mereka masih bisa disembuhkan dengan therapy,” ujarnya.

Diperkirakan masih banyak Caleg lain akan mengalami kondisi serupa (stress, red) jika hasil suara sudah terlihat hasilnya. Pasalnya para caleg sudah mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk kemenangannya, namun tidak berhasil atau gagal maju sebagai anggota dewan.

Di Pidie, 407 Surat Suara Ditemukan Tercoblos Sebelum Pemungutan Suara


Selain di Ciampea Bogor, surat suara tercoblos sebelum pemungutan suara juga ditemukan di Pidie Aceh. Panwaslu masih mendalami kasus ini dan sudah melaporkan ke lembaga terkait.

Ratusan surat suara itu ditemukan di Kecamatan Titue, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (9/4/2014). Tercatat ada sekitar 407 surat suara yang tercoblos. Rinciannya, 49 surat suara di Desa Pante Siren 49, Asan Tumpedung (110), Pante Kulu (31), Cut (44), Paloh Naleng (97), Uke (1), dan Dayah Menara (75). Semua surat itu ditujukan untuk nama caleg DPRK Pidie, DPRA dari partai lokal, dan DPD.

"Kami masih investigasi asal muasal surat tersebut," kata Ketua Panwascam Titue Pidie, Fajri, saat dikonfirmasi detikcom.

Fajri menambahkan surat suara itu sudah diserahkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Pidie AKBP Sunarya membenarkan kejadian tersebut. Kepolisian akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengusut kasus tersebut. "Sudah ditangani tim Gakumdu," jelas Sunarya.

Tunggu Quick Count, Anis Matta Skype-an dengan Kader PKS

Presiden PKS Anis Matta melakukan telewicara dengan kader-kadernya via sambungan internet dengan aplikasi Skype. Komunikasi dilakukan dengan sejumlah kader lintas pulau bahkan lintas negara.

"Penghitungannya baru akan mulai satu jam dari sekarang, ustad," kata Pembina Kader di Jepang Bondan Setiawan ke Anis Matta di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (9/4/2014), pukul 15.00 WIB.
Anis memastikan optimisme sejumlah kader di daerah luar Jakarta. Kader di Jepang pun juga optimis bakal menang.

"Tahun 2004 kita nomor satu, tahun 2009 kita nomor satu, tahun 2014 mudah-mudahan kita juga nomor satu," kata Bondan menjawab Anis Matta.

Ketua DPW Banten Irfan Maulidin juga dihubungi Anis. Irfan melaporkan kepada Anis bahwa jumlah saksi PKS di Banten lengkap. Begitu juga kader di DPW Kalimantan Barat, dia juga menyatakan optimismenya.

"Alhamdulillah," tanggap Anis.

Sekretaris Umum DPW Jawa Tengah Ahmadi juga melaporkan dengan sambungan video internet yang tak terlalu lancar, saat ini perolehan suara sedang dihitung. Ada 613 tenaga Informasi dan Teknologi (IT) yang dikerahkan PKS Jawa Tengah menyisir suara tiap kecamatan.

"Diupdate segera ya, dipantau terus saksinya, biar hasilnya lebih cepat," perintah Anis kepada Ahmadi.

Di Hongkong, PKS Tundukkan PDI-P & Golkar


Pemungutan suara pemilu legislatif di daerah pemilihan (dapil) luar negeri sudah rampung beberapa hari sebelum hari pencoblosan di Tanah Air yang berlangsung 9 April 2014.
Di dapil Hongkong yang melaksanakan pemungutan suara pada 30 Maret lalu, dalam sebuah exit poll Partai Keadilan Sejahtera dinyatakan berhasil mengumpulkan suara terbanyak dengan perolehan suara sebanyak 2.153 suara, disusul oleh PDI-Perjuangan dengan 501 suara, Golkar 393 suara.
Berikut ini rekapitulasi perolehan suara di dapil Hongkong yang diperoleh dari sumber di TPS Hongkong. Hasil ini bukan hasil resmi karena hasil resmi mengacu pada data yang diterbitkan Komisi Pemilihan Umum.
Perolehan Suara di Hongkong
Parpol

Perolehan suara
PKS :2.153
PDI-P :501
Golkar :393
Demokrat :259
PAN :138
PKB :121
Gerindra :106
Nasdem :83
Hanura :66
PPP :51
PBB : -
PKPI :12
sumber: KPU